Kuwu Wiyong Dianggap Lecehkan LSM dan Wartawan

0
869

INAPOS KABUPATEN CIREBON, – Viralnya ucapan Kepala Desa Wiyong Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon terhadap penggiat sosial kontrol kini direspon oleh Arif Rakhman Ketua Sektor Gibas Arjawinangun Kabupaten Cirebon terkait bahasa Kuwu Winong yang mengatakan “BODREK” kepada penggiat sosial kontrol.

Pentingnya sosial kontrol dari LSM, Ormas dan Media adalah bagian dari peranan penting yang tidak bisa dipisahkan oleh apapun, pasalnya adanya
Social control adalah suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai-nilai hukum yang berlaku.

Sementara Dinamika yang tengah terjadi di Desa Wiyong kini menjadi perbincangan publik dikalangan Lsm, Ormas, Media dan Masyarakat Pemerhati bahkan ditingkat Aparatur Negara di Pemkab Cirebon dengan adanya bahasa “BODREK” yang diucapkan Kuwu Wiyong di hadapan penggiat sosial kontrol yakni beberapa media yang sedang fokus menyikapi rentanya penyalahgunaan penggunaan Dana Desa di wilayah Pemkab Cirebon.

Salah satu penggeden Gibas Sektor Arjawinangun Kabupaten Cirebon Arif Rakhman mengatakan, “Harapan kami agar kedepan tidak terjadi lagi hal seperti ini, yang seharusnya kita bisa saling bersinergi”, terangnya.

Dikatakannya Arif, “Saya anggap yang bersangkutan telah melecehkan dan tidak menghargai lembaga/media”, tegasnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (Rabo, 10/07/19).

Karena viralnya bahasa “BODREK” yang dilontarkan oleh Kuwu Wiyong kini benar-benar serius digodok dan dimatangkan untuk dilaporkan sesegera mungkin oleh penggiat sosial kontrol, baik dari LSM, Ormas, Media dan Masyarakat Pemerhati.

Jhon salah satu kawakan penggiat sosial kontrol dari media turut angkat bicara, “Perkataan yang dilontarkan Kuwu Wiyong termasuk pemicu semangat bagi penggiat sosial kontrol untuk awak media yang merasa dikatakan BODREK olek Kuwu Wiyong”, tegasnya.

“Saya dari barisan Forum Jurnalis Indonesia akan buktikan bahwa kinerja Jurnalis/Wartawan tidaklah seperti yang di ucapkan Kuwu Wiyong yang asal ngomong aja menyebut-nyebut bahasa BODREK kepada Penggiat sosial kontrol”, geramnya Jhon saat dimintai komentar.

Ditambahkan oleh Jupri sebagai Korwil Ciayumajakuning Media JPNews, “Kita lihat saja nanti kedepannya seperti apa atas ucapan Kuwu Wiyong yang harus dipertanggungjawabkan kepada penggiat sosial kontrol, baik dari LSM, Ormas, Media dan Masyarakat Pemerhati”, tukasnya.

“Saya yakin, para penggiat sosial kontrol, baik dari LSM, Ormas, Media dan Masyarakat Perhatian yang ada di Cirebon tidak lama akan menindaklanjuti perkataan Kuwu Wiyong tersebut dan saya rasa tidak lama dia akan tersandung hukum, camkan itu”, Imbuhnya Jupri saat ditemui Rabo, 10-07-19.


Komentar Anda?