Kuasa Hukum AGK-YA Ancam Laporkan AHM-RIVAI dan Kroninya Ke Polda Malut

0
460

TERNATE – Pasangan Calon Gubernur dan wakil gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-Rivai) beserta kroninya bakal digiring ke hadapan aparat kepolisian Polda Malut jika terus melakukan tindakan penyebaran berita hoax/bohong yang menyudutkan salah satu Paslon yang memenangkan Pilgub Malut yakni Abdul Gani Kasuba dan M Ali Yasin Ali (AGK-YA).

 

Pasalnya, Paslon AHM-Rivai beserta kroninya diduga memainkan peran dengan cara penyebaran berita bohong dengan berdalih Paslon AGK-YA melakukan money politik dilokasi PSU. Dalil tersebut diviralkan setelah diketahui Paslon AGK-YA akan memenangkan pertarungan Pilgub 2018.

” Jika Paslon AHM-RIVAI dan kroninya terus menghalalkan segala cara untuk melaporkan money politik yang diduga dilakukan AGK-YA dilokasi PSU, maka selaku Kuasa Hukum AGK YA tak segan-segan melaporkan balik Paslon yang kalah Pilgub beserta kroninya ke Polda Malut atas penyebaara berita hoax, ” Ujar Fadli Tuanane kepada reporter Inapos.com melalui via handphone Rabu (24/10/2018).

Menurutnya, tim AHM-RIVAI secara terang-terangan telah memposting berita hoax yang disebarkan di media sosial (Medsos) sehingga menarik perhatian khalayak ramai dan diduga menjatuhkan harkat dan martabat pribadi Abdul Gani Kasuba.

Saya akan tuntut balik perbuatan oknum oknum tersebut jika terus menyebar hoax. Padahal yang dilakukan AGK hanya sebatas membantu orang sakit dan itupun AGK mengajak Kapolda Malut, Kabinda serta Bawaslu dan Panwas untuk mendampingi beliau. Kami punya bukti yang kuat untuk melaporkan balik siapa yang mviralkan foto tersebut atau berita bohong, ” kesalnya.

Kata dia, Kalau cerita money politik mereka juga melakulan pelanggaran padahal tidak diperintahkan melakukan kampanye. Akan tetapi Rivai Umar turun ke areal PSU sebelum pelaksanaan PSU untuk melakukan kampanye tetapi kami tak mempersoalkan hal itu.

” Ini hanya membantu orang sakit saja dipersoalkan ada apa dengan Paslon AHM Rivai beserta kroninya sampai sampai menyudutkan Paslon AGK-YA. yang dilakukan AGK itu bukan dikategorikan sebagai Money politik tetapi itu niat baik dari beliau bahkan didampingi oleh Kapolda, Kabinda serta Bawaslu dan Panwas, ” Pungkasnya.

Lanjut dia, saatnya semua tetap menjaga ritme masalah ini jangan lagi melakukan proses dengan menyebarkan berita hoax alias bohong. Sebab PSU ini sudah terlewati sekarang yang terjadi adalah tinggal menunggu putusan MK.

Mari kita sama-sama menunggu hasil yang diputuskan MK. Jangan lagi mengumbar aib orang lain dengan dalil yang tidak mendasar. Kalaupun Paslon AHM-Rivai beserta kroninya terus melakukan ataupun memviralkan aib AGK maka selaku kuasa hukum AGK YA Fadli Tuanane akan kembali melaporkan AHM-RIVAI dan kroninya ke Polda Malut atas penyebaaran berita hoax sebagai tindak pidana dan undang-undang IT, Tutupnya mengakhiri. (min)