KPU Kota Cirebon Tolak Rekomendasi PSU

0
209
KOTA CIREBON.- KPU Kota Cirebon tolak rekomendasi yang disampaikan oleh Panwascam terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon 2018.

Ketua KPU Kota Cirebon Emirzal Hamdani mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Barat agar rekomendasi dari panwascam ditolak.
“KPU Kota Cirebon telah berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Barat, di mana disarankan agar rekomendasi dari Panwascam ditolak,” Jelas Emir saat ditemui dikantor KPU Kota Cirebon, Jl. Palang Merah, Sabtu (30/6).
Menurutnya, saat pembukaan kotak suara di beberapa TPS, dilakukan tanpa mengganggu keberadaan dokumen data hasil perolehan dan penghitungan suara (Model C-KWK dan C1-KWK).
Dijelaskan Emir, pihaknya telah melakukan penelitian dan klarifikasi dengan seluruh pihak terkait surat rekomendasi dari Panwascam.
Dengan keluarnya surat tersebut, disebutkan enam surat rekomendasi dari 4 kecamatan tertanggal 29 Juni tak berlaku alias gugur. Masing-masing 1 Surat Rekomendasi dari Panwaslu Kecamatan Kejaksan, 1 surat rekomendasi dari Kecamatan Kesambi, 1 surat rekoemndasi dari Kecamatan Pekalipan dan 3 surat rekomendasi dari Panwaslu Kecamatan Kesambi.
“Secara fakta masih ditemukan adanya kejanggalan di mana surat rekomendasi dimaksud disampaikan pada akhir batas waktu penyampaian rekomendasi, yaitu hari Jumat, 29 Juni 2018 pukul 22.00 hingga 24.00 WIB,” tutur Emirzal.
Emirzal menambahkan, bahwa hari Sabtu, 30 Juni 2018 jam 11.39 WIB, Ketua Bawaslu Jawa Barat telah menyampaikan konfirmasi kepada KPU Kota Cirebon, mengenai tidak ditemukannya indikasi pelanggaran sebagaimana dimaksud dari rekomendasi Panwascam tentang peristiwa di 24 TPS, bahkan dinyatakan lebih lanjut di mana untuk di 24 TPS telah dinyatakan tidak perlu ada Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Setelah pleno keputusan ditolaknya rekomendasi Panwaslu, lanjut Emirzal, Panwaslu akhirnya mencabut rekomendasi dari Panwascam terkait PSU berdasarkan rekomendasi Bawaslu Jawa Barat.
“Dengan demikian, kami menolak rekomendasi tersebut untuk dilakukan pemungutan suara ulang,” pungkasnya. (Kris)


Komentar Anda?