Kota Cirebon Masuk Rangking Delapan Kasus Narkoba, Sekda : Perlu Upaya Ekstra Pencegahan

0
125

KOTA CIREBON.- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mendukung gerakan anti narkoba di kalangan pelajar dengan mendorong pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kota Cirebon Drs. H. Asep Dedi M. Si usai menghadiri lomba pidato dan pemilihan duta anti narkoba yang diselenggarakan LPP RRI dan DPP Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN) yang diikuti pelajar tingkat SLTA di Cirebon.

“Pelajar perlu terus dibentengi dari bahaya narkoba, mereka harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” katanya, Kamis (2/5).

Dedi berharap generasi muda terutama kalangan pelajar mengetahui tata cara menyikapi jika ada penggunaan narkoba di lingkungan bermainnya.

“Kota Cirebon masuk rangking 8 dalam kasus narkoba, maka perlu upaya ekstra dalam pencegahannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LPP RRI, Istugutari S. Pd menuturkan pada momentum Hari Pendidikan Nasional, RRI bekerjasama dengan GPAN untuk mengedukasi kalangan pelajar tentang bahaya narkoba melalui lomba pidato.

“Lingkungan sekolah berpotensi jadi peredaran narkoba, maka para pelajar perlu terus diedukasi,” tuturnya.

Pada saat yang sama, Ketua DPP GPAN, Brigjen Pol (Pur) Drs. Siswandi mengungkapkan pihaknya melakukan edukasi tentang bahaya narkoba melalui berbagai lomba dengan tema anti narkoba.

“Sekarang lomba pidato, sebelumnya di Cirebon ada lomba adzan,” ujarnya.

Siswandi menambahkan posisi 8 besar kasus narkoba di Kota Cirebon perlu direspon semua pihak bawah kalangan remaja dalam ancaman narkoba.

“Program GPAN selalu memprioritaskan Kota Cirebon dalam program edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba,” tambahnya. (Kris)


Komentar Anda?