Tabanan (Metrobali.com) -Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus menggaungkan anti narkoba melalui pemberdayaan kader inti pemuda anti narkoba di berbagai daerah kabupaten/kota di Provinsi Bali.
Bersama Generasi Muda Desa Nusantara (Gema Desantara), kegiatan ke lima (5) pelatihan kader pemuda anti narkoba (KOPAN) berlokasi di Gedung Kesenian Desa Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini di buka oleh Wayan Udayana Sosiawan, Selasa (23/10/2018).
Dalam sambutannya, beliau mengatakan kepada peserta untuk berkomitmen menjadikan Tabanan menjadi Kabupaten bersih tanpa narkoba. Sebab, saat ini Kabupaten Tabanan sudah menjadi daerah yang cukup minim terkena kasus penyalahgunaan narkoba.
Dari 593 kasus narkoba yang berhasil terungkap se Provinsi Bali, hanya sebanyak 12 kasus yang berasal dari Kabupaten Tabanan. Oleh karenanya, dengan adanya KOPAN di Tabanan, diharapkan sudah tidak ada lagi warga Tabanan yang terjerat kasus narkoba tahun depan.
Untuk diketahui, Tabanan menjadi salah satu daerah yang ditargetkan memiliki kader KOPAN cukup banyak, yakni mencapai 580 kader dari target sebanyak 2.000 kader. Di hari kedua ini, Gema Desantara dan pemuda Tabanan sudah merekrut sebanyak 390 kader.
Sementara itu, Syaifuddin Munis, selaku Perwakilan Kemenpora, menyampaikan, kebanggaannya kepada 200 Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) yang sebelumnya sudah mengikuti pelatihan anti narkoba bersama Kemenpora. Sehingga, bisa menularkan dan mengajak 2.000 pemuda lainnya di Bali untuk “Stop Narkoba!!”.
“2.000 peserta yang direncanakan akan mengikuti pelatihan merupakan hasil rekruitment dari 200 KIPAN. Saya bangga, dengan adanya pemahaman akan bahaya penyalahgunaan narkoba ini. Bukan hal yang tidak mungkin menjadikan Bali sebagai daerah anti narkoba,” katanya. (red)