KONI Kota Cirebon Adakan Raker 2017

0
160
KOTA CIREBON.- KONI Kota Cirebon selenggarakan Rapat Kerja Tahun 2017 untuk menyusun berbagai macam program guna menghadapi Pekan Olahraga Daerah (POD) ke XIII Tahun 2018 di Bogor. Adapun acara ini dipusatkan di Aula KONI Kota Cirebon, komplek stadion Bima. Rabu, (22/11/2017).

Ketua Koni Kota Cirebon Hj. Wati Musliawati, SH. MH. memaparkan tujuan diadakannya raker ini tak lain menyusun program unggulan.
“Raker ini juga untuk meningkatkan kualitas mutu dan kemampuan atlet, wasit, juri, serta menghadapi Pekan Olahraga Daerah ke XIII di Bogor”, paparnya.
Menurut Wati anggaran yang didapatkan KONI per tahun 2,7 Milyar akan tetapi itu masih jauh dari kebutuhan yang diajukan oleh cabang olahraga (Cabor).
“Untuk anggaran tambahan KONI mendapatkan 2,5 milyar untuk BK 33 cabor yang sebagian sudah dilaksanakan. Untuk tiga cabor yang menjadi tuan rumah yang sudah berjalan dari bulan agustus kemarin, sisanya harus terlaksana pada tahun ini mengingat anggaran tersebut anggaran 2017, adapun  BK yang ada di 2018 harus dikonsultasikan dengan bagian keuangan untuk mengantisipasi cabor yang melaksanakan BKnya”, tambahnya.
Ia melanjutkan KONI menargetkan untuk PORDA 2018 minimal mempertahankan target pada tahun 2014, karena mengingat persaingan yang begitu ketat dan anggaran atlet yang dimiliki.
“Tidak menutup kemungkinan kita mempunyai waktu setelah pemetaan atlet atlet dan hasil evaluasi dari pengurus KONI, mudah mudahan bisa lebih baik dari tahun 2014”. Ujarnya pula.
Sementara itu Walikota Cirebon menegaskan perlu adanya konsolidasi antara pengurus KONI dengan Cabor, begitupun atlet dengan Cabor, hal ini yang membuat cita cita dan tujuan utama tercapai. Aziz pun mengharapkan raker ini menghasilkan keputusan keputusan yang baik untuk menghadapi PORDA tahun 2018.
Ia pun meminta kepada pengurus KONI untuk dapat berkoordinasi dengan semua pihak baik DPRD maupun Pemerintah Kota terkait anggaran yang diperlukan untuk mencapai tujuan utama.
“prestasi tanpa biaya mustahil dapat terwujud”. Pintanya.
Tak lupa Aziz mengingatkan pentingnya pelaporan keuangan yang baik dan benar agar tidak menjadi hambatan dalam penganggaran kedepan. Tutupnya. (Kris)


Komentar Anda?