Komunitas The Legend’98 Ajak Masyarakat Tandatangan

0
56

Jakarta.- Sejumlah massa yang tergabung dalam Komunitas The Legend’98 yang terdiri dari mantan aktivis 1998 dan sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi damai menyerukan persatuan Indonesia di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, Minggu (8/9/2019).

Ketua Umum Komunitas The Legend ’98 Sandra Charlotte mengatakan, Papua adalah bagian dari Indonesia. Oleh karenanya, orang Papua berhak mendapatkan hak yang sama dengan warga negara Indonesia lainnya.

“Aksi ini kami lakukan, mengingat telah terjadi aksi-aksi masyarakat Papua yang meminta penentuan nasib diri sendiri atau referendum,” ujarnya.

Menurut Sandra selama ini yang menyatukan Indonesia adalah Pancasila. Meskipun Indonesia terdiri dari banyak suku dan banyak pulau, dengan Pancasila semua bisa menyatu.

“Papua ada dalam Indonesia. Kita semua cinta Papua, Pancasila yang mempersatukan kita semua,” tegas Sandra.

Lebih jauh Sandra menyatakan masyarakat jangan melupakan para Founding Fathers Indonesia. Karena, para Founding Fatherslah yang telah berjuang berdarah-darah untuk memerdekakan dan membangun bangsa ini.

“Nenek moyang kita, Founding Fathers kita telah berdarah-darah berjuang untuk membangun bangsa ini, mempersatukan kita,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, dalam spanduk aksi mereka tertulis ‘PAPUA’ yang merupakan singkatan dari Pancasila Adalah Pemersatu Untuk Anda dan kita semua.

“Jadi NKRI harga mati, Papua adalah kita,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, mereka juga membentangkan kain putih untuk ditandatangani masyarakat yang mendukung Papua tetap berada dalam pangkuan NKRI.

Kain sebanyak 3 buah yang berukuran 500 meter, dipenuhi tandatangan masyarakat. “Mereka antusias dalam mendukung acara ini, baik yang muda maupun yang tua turut serta meramaikan acara,” jelasnya.

Nantinya, sambung Sandra, kain putih yang telah dipenuhi tandatangan. Kita akan bawa ke pemerintah dengan tujuan, bahwa inilah bukti kecintaan kami terhadap Papua. (Elwan)


Komentar Anda?