INAPOS, BEKASI.- Menyikapi lambannya pengusutan laporan yang dilayangkan oleh Ifan Effendi dengan terlapor FS dengan dugaan pemalsuan, Komite Masyarakat Peduli Indonesia (Kompi) ikut komentar.

“Menyikapi dari pemberitaan yang ada, sudah cukup lama juga laporan dibuat (April 2019-red), tapi seolah jalan ditempat ya. Hal ini patut dipertanyakan, mengapa sampai lamban begitu..?,” jelas Ergat Bustomy sebagai Ketua Umum Kompi kepada Inapos, Kamis (12/03/2020) di Bekasi.

Menurut Ergat, dengan lambannya penanganan laporan tersebut, ini dapat menjadi preseden buruk bagi kenerja kepolisian.

“Padahal Kapolri berkomitmen untuk terus profesional dalam menindaklanjuti setiap laporan,” tuturnya.

Dirinya berharap, bukan saja laporan yang dibuat oleh Ifan tersebut yang disikapi. Namun juga beberapa laporan-laporan lainnya.

“Banyak juga beberapa laporan-laporan yang seolah lamban dalam penanganannya. Ini harus di sikapi secara benar agar kinerja Polisi dimata masyarakat akan semakin baik,” tutup Ergat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Jabar.

” Iya betul, sudah dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Jabar. Sekarang sudah dalam proses sidik,” jawabnya.

Erlangga menyampaikan bahwa belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

“Belum. Masih tahapan pemeriksaan saksi – saksi, penetapan tersangka setelah dilakukan gelar perkara,” tutup Kombes Erlangga.(Cep’s)