Kisruh PD Kota Ternate Semakin Panas

0
222

TERNATE – Kisruh internal Partai Demokrat Kota Ternate yang ramai diberitakan media masaa beberapa hari terakhir pasca laporan Polisi yang dilayangkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Ternate Abdullah Tahir kepada sejumlah kader Partai Besutan SBY di Kota Ternate berbuntut panjang.

Mengapa tidak tindakan Abdullah Tahir yang melaporkan sejumlah kader partai ke polisi ini mendapat kritikan dari sejumlah Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) yakni ketua DPAC Pulau Hiri Irwan Ali, ketua DPAC Ternate Utara Ibnu Hm Putra, Ketua DPAC Pulau Ternate Mahmud Arahman dan seketaris DPAC Ternate Tengah Julkifli Kamarudin.

Kisruh internal Partai Demokrat ini bermula dari penunjukan saksi partai di tahapan pleno rekapitulasi suara di Tingkat Panitia Pemilihan (PPK) Ternate Selatan.

Ibnu Khaldun M. Putra, ketua DPAC Demokrat Ternate Utara menyatakan kekesalan dan keprihatinannya terhadap tindakan Abdullah atas problem internal yang menjadi konsumsi publik tersebut.

Menurutnya, Langkah Ketua DPC Demokrat yang menempuh jalur hukum atas masalah internal Partai tersebut sangat disesalkan. Mengingat persoalan administrasi partai adalah hal internal yang perlu dibicarakan secara internal bukan mengumbar informasi yang tidak beretika.

“ Ini masalah imternal partai yang harus diselesaikan oleh internal bukan serta merta melaporkan sejumlah kader partai ke jalur hukum, ” Kesalnya.

Lebih jauh, Ketua PAC Demokrat Pulau Hiri, Irwan Ali juga angkat bicara, kisruh internal partai ini merupakan akibat dari ketidakbecusan Ketua DPC Demokrat dalam mengelola Partai. Betapa tidak, dalam menghadapi hajatan pemilu legislatif, struktur partai Demokrat di tingkat PAC tidak pernah dilibatkan, mulai awal tahapan pemilu digelar hingga pleno rekapitulasi di tingkat PPK.

Hal yang senada juga disampaikan Pimpinan PAC lainnya yakni Sekretaris PAC Ternate Tengah Julkifli Kamarudin. Ia mendesak Ketua DPC Demokrat Kota Ternate Abdullah Tahir untuk mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPC. Karena sikap Ketua DPC dinilai tidak mengayomi jajaran partai sehingga konsolidasi partai pada hajatan pileg 2019 terganggu dan menyisakan masalah yang membuat buruk citra partai di hadapan publik Kota Ternate dan Maluku Utara pada umumnya.

Kami sebagai ktua DPAC mendesak Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara dan DPP Partai Demokrat untuk mengevaluasi dan mengambil langkah organisasi untuk menonaktifkan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Ternate Abdullah Tahir sebab tindakannya yang melaporkan tiga caleg atau kader partai ke pihak kepolisiaan dinali merusak marwah partai.

“ kami selaku masing-masing DPAC meminta agar tindakan ketua DPC dievaluasi bahkan kami juga meminta DPP untuk menonaktifkan Abdullah Tahir selaku ketua DPC demokrat karena tindakannya dinilai merusak marwah partai Demokrat. (min)


Komentar Anda?