Ketum Ninja : Relawan Harus Menjaga Persatuan dan Kesatuan

0
183

Inapos, Jakarta.- Ajang debat dalam rangkaian kegiatan Pemilihan Presiden (Pilpres) merupakan acara yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat luas. Debat diharapkan dapat memperlihatkan visi misi calon Presiden dan calon Wakil Presiden, termasuk penguasaan isu yang dibahas.

Momen debat tentu saja perlu dimanfaatkan untuk menarik hati rakyat agar nantinya bisa menentukan pilihan. Berbagai materi debat dikemas dengan baik oleh masing-masing tim sukses masing-masing kubu.

Ada tiga isu yang akan dibahas, yakni persoalan Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Korupsi dan Terorisme.

Melihat kesiapan dari relawan Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, Ketua Ninja C Suhadi mengatakan, kami dari relawan datang kesini pertama untuk memberikan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin. Dalam hal debat malam ini, nanti akan tercermin sesungguhnya siapa yang punya program kerja dan siapa yang layak dipilih.

“Saya juga meminta nanti teman-teman relawan agar bersikap sportif tak perlu berhura-hura dan sebagainya, karena ini adalah mengadu visi dan misi untuk membangun Indonesia kedepan. Saya juga menghimbau kepada generasi muda dan lainnya, agar menyikapi visi dan misi ini karena jangan sampai salah memilih Presiden,” kata C Suhadi saat diwawancarai di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/01/19).

Suhadi menilai program debat adalah program sesungguhnya bahwa negara ini mau dibawa kemana nantinya juga negara ini mau dijadikan apa, mau maju atau tidak kita terukur disini, kita harus melihat visi dan misi juga program kerja. Debat perdana ini saya rasa bagus dalam hal penegakan hukum, yang sudah baik kedepannya harus lebih baik lagi, harus bisa lebih dipercaya oleh masyarakat lagi.

“Masalah terorisme bukan hanya diletakkan kepada pemerintah dan aparatnya, tetapi peran masyarakatnya juga harus ada disana, karena negara kita harus bersih dari terorisme. Masalah penegakan hukum jadi jangan pandang bulu seperti ada pribahasa mengatakan ‘tajam keatas, tumpul kebawah’ itu jangan sampai terjadi, paradigma itu harus dihilangkan. Hukum harus berlaku disegala lapisan, hukum harus menjadi panglima, hukum harus menjadi pengayom masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta kepada relawan untuk menjaga kekompakan itu yang paling utama, kedua kita harus menjaga posisi debat ini agar menjadi posisi debat yang menyenangkan bukan euforia dan harus menjaga persatuan dan kesatuan, jangan jadikan arena debat ini untuk keributan. (Elwan)


Komentar Anda?