Ketum GPSH : Dokter Terawan dan Jenderal Andhika, Kami Tunggu Vaksin Nusantaramu

0
71
Ketum DPP GPSH, H. M. Ismail, S.H., M.H.

INAPOS.COM – Kepala Staf TNI AD Jenderal Andhika dan mantan Menkes RI Dr. Terawan pantas untuk pimpin penyelamatan negeri akibat “Tragedi Pandemi Virus China” di Republik Indonesia. Karena dengan semangat ke Indonesiaan nya kedua tokoh ini mengupayakan terus lahirnya produk Vaksin Nusantara.

“Siapapun orangnya jika mampu berinovasi untuk menyelamatkan negara dan bangsa Indonesia wajib didukung. Apalagi jika untuk merealisasikan inovasi lahirnya Vaksin Nusantara benar-benar bermodalkan dari kantong sendiri. Tidak menyedot anggaran negara. Kita rindu pemimpin-pemimpin seperti Andhika dan Terawan. Kita rindu punya pemimpin yang berinovasi, kreatif dan berintegritas,” kata H. M. Ismail, S.H., M.H., Ketua Umum DPP. Gerakan Pengawal Supremasi Hukum (DPP. GPSH) kepada awak media melalui selulernya, Jakarta, Minggu (18/7/2021).

Dijelaskan bahwa sebelumnya Terawan dikenal publik sebagai Dokter penemu sistim pengobatan penyakit stroke yang efisien dan murah. Dengan sistim pengobatan dan penyembuhan ala Terawan sudah pasti membuat dia banyak musuh. Karena produsen obat jadi was-was.

Sebaliknya Terawan dicintai pasien stroke dan disukai oleh para dokter muda. Kecintaannya pada negeri dan penghormatannya pada kemanusiaan membuatnya terus menerus ingin melahirkan solusi dari permasalahan bidang kesehatan publik.

Keteguhannya untuk melahirkan Vaksin Nusantara sempat mengundang polemik. Dengan semangat nasionalismenya yang tinggi dia tetap melanjutkan gagasan mulianya kendatipun dia harus lengser dari kursi Mentri Kesehatan. Melihat ini tokoh muda TNI Jenderal Andhika tanpa ragu-ragu mendukung gagasan Terawan. Dengan integritas yang tinggi Pak Andhika juga pasang badan ketika BPOM mencoba menggoyang semangat lahirnya “Vaksin Nusantara” untuk melawan virus Corona.

“Kenapa harus pakai vaksin produk negara lain jika Indonesia sudah mampu untuk produksi vaksin sendiri. Jajaran GPSH bangga jika Vaksin Nusantara selain bisa dipakai oleh publik Indonesia juga bisa dipakai oleh negara lain. Maju terus Pak Terawan dan Pak Andhika, kami selalu bersamamu, kami tunggu Vaksin Nusantaramu,” tandasnya. (er)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here