Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Tangkapan Layar

MALANG.- Kabar duka datang dari dunia sepak bola Indonesia. Terdapat ratusan suporter klub sepak bola asal Malang, Arema FC, diperkirakan jadi korban meninggal dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) malam.

Data terakhir yang dihimpun, ada sekitar 127 orang meninggal dalam tragedi sepak bola usai laga pekan ke 11 BRI Liga 1 antara tuan rumah Arema FC versus Persebaya Surabaya yang berakhir dengan kemenangan tim tamu dengan skor 2-3.

Tak hanya dari kalangan suporter, korban meninggal dunia juga berasal dari polisi yang bertugas mengamankan jalannya pertandingan. Informasi yang diterima ada dua petugas yang meninggal akibat kerusuhan semalam.

Ratusan suporter tersebut diduga tewas lemas setelah mengirup gas air mata dan terinjak saat berdesakan untuk meninggalkan tribune penonton.

Selain menyebabkan korban meninggal, kerusuhan juga membuat fasilitas di dalam dan di luar stadion mengalami kerusakan. Mobil milik aparat juga tak lepas dari sasaran amuk suporter yang kecewa setelah Arema FC tumbang atas tamunya, Persebaya Surabaya. (Red)