Kerjasama Digital Village dan YouthCan!, Siegwerk Memberdayakan Anak dan Remaja

0
583

Inapos, Jakarta.- SOS Children’s Villages adalah organisasi sosial non-profit yang menyediakan pengasuhan alternatif bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua. Berdiri sejak 1949 di Wina, Austria, SOS Children’s Villages kini ada di 134 negara termasuk Indonesia. Saat ini, SOS Children’s Villages Indonesia mengasuh menaungi lebih dari 5.000 anak yang tersebar di 10 kota di Indonesia yaitu Lembang, Jakarta, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Tabanan, Maumere, Banda Aceh, Meulaboh dan Medan.

Siegwerk, salah satu produsen tinta cetak global untuk label dan kemasan, berkomitmen secara global untuk mendukung anak dan remaja yang membutuhkan.
Sebagai perusahaan keluarga dengan sejarah yang panjang, Siegwerk menyadari memiliki tanggung jawabnya untuk generasi msa depan. Siegwerk selalu mendukung anak dan remaja yang kurang beruntung dan berupaya keras untuk meningkatkan prospek kehidupan bagi generasi muda di
seluruh dunia.

Bersamaan dengan proyek-proyek sosial, Siegwerk telah melakukan proyek global bersama dengan SOS Children’s Villages di seluruh dunia sejak 2010, untuk secara signifikan mendorong perubahan dalam ribuan kehidupan anak-anak. Tahun ini, Siegwerk bermitra dengan SOS Children’s Village Indonesia untuk generasi muda melalui Digitgal Village, Digital Library dan YouthCan!.

Mengembangkan Program Digital Bagi Anak dan Remaja SOS Children’s Village Jakarta, “dalam sistem pendidikan saat ini anak-anak membutuhkan akses ke sumber daya digital dan metode kerja karena pengalaman digital mereka akan sangat mempengaruhi prospek masa depan untuk kelayakan kerja,” jelas Herbert Forker, CEO di Siegwerk pada pembukaan seremonial perpustakaan digital pada tanggal 1 November 2018. Itu sebabnya kami memutuskan untuk mendukung SOS Children’s Village Jakarta untuk meningkatkan standar digitalnya dengan meningkatkan perpustakaan yang ada menjadi fasilitas digital.

“Siegwerk telah mensponsori puluhan ribu Euro yang telah diinvestasikan berupa perangkat komputer baru, jaringan internet, peralatan presentasi interaktif yang canggih dan fasilitas konferensi video. Selain itu, 15 rumah keluarga telah dilengkapi dengan komputer, akses internet dan jaringan ke perpustakaan. Ini akan memungkinkan para remaja untuk bekerja dan belajar dari rumah tanpa bergantung pada pusat komputer publik atau perpustakaan lagi. Perpustakaan digital yang baru dibuka juga akan berfungsi sebagai pusat pembelajaran komputer bagi mereka di SOS Jakarta yang membutuhkan pelatihan lebih lanjut,” jelasnya.

Seorang tenaga professional akan ditempatkan di SOS yang akan mengelola dan memelihara
peralatan dan fasilitas baru untuk menjaga pendidikan digital tetap up-to-date. Mengurangi Angka Pengangguran Kaum Muda di Indonesia Melalui YouthCan!. Selain menyediakan perpustakaan digital di SOS Children’s Village Jakarta, Siegwerk juga mendukung program YouthCan! Program yang secara konkret membantu kaum muda di Indonesia untuk siap menghadapi dunia kerja.

“Lebih dari 64 juta anak muda di seluruh dunia menganggur dan banyak lagi yang tidak memiliki penghasilan cukup untuk membangun kehidupan yang stabil dan mandiri,” pungkas Gregor Hadi Nitihardjo, Direktur Nasional SOS Children’s Villages Indonesia.

Program YouthCan memberdayakan kaum muda, membantu mereka mempersiapkan menuju kemandirian dan pasar kerja. “Kami sangat mengapresiasi kerjasama dengan Siegwerk sebagai mitra untuk mengatasi keterbatasan kaum muda di Indonesia mendapatkan akses informasi di dunia kerja,” tambah Gregor Hadi Nitihardjo.

Sebagai mitra SOS Children’s Villages, karyawan Siegwerk Indonesia bertindak sebagai mentor yang membantu para remaja untuk membangun keterampilan kerja dengan memberikan bimbingan karier atau pengalaman kerja langsung. Usia rata-rata generasi muda yang mandiri dari SOS Children’s Villages adalah 20 dan 24 tahun, saat itulah mereka mulai mengembangkan kehidupan dan karier mereka.

“Ini adalah tujuan kami menumbuhkan generasi
muda untuk menguasai hidup mereka dengan cara yang mandiri dan bertekad untuk membangun
masa depan yang stabil,” kata Forker tentang kemitraan Siegwerk melalui YouthCan!.

Kami ingin memungkinkan remaja untuk mendapatkan pengalaman langsung dan memberikan wawasan di lingkungan kerja yang nyata. “Sebagai bagian dari kegiatannya Siegwerk menyelenggarakan pelatihan karir, kelas TOEFL bahasa Inggris, program magang atau pelatihan tentang kewirausahaan di SOS Children’s Village Jakarta. Pelatihan dilakukan baik oleh karyawan Siegwerk Indonesia atau oleh pelatih eksternal yang dapat memberikan sertifikasi khusus jika diperlukan,” imbuhnya.

Siegwerk dan SOS Children’s Villages adalah sebuah tradisi komitmen yang selama beberapa tahun memberikan bantuan kepada anak-anak berakar dari kebijakan globalnya untuk tanggung jawab sosial. “Tanggung jawab adalah bagian integral dari budaya perusahaan kami,” kata Forker.

Komitmen sosial untuk anak-anak telah menjadi hal yang penting bagi kita selama bertahun-tahun dan untuk itu karyawan kita berulang kali menikmati kesempatan untuk menjadi sukarelawan dan terlibat secara pribadi.

“SOS Children’s Villages di seluruh dunia adalah mitra ideal bagi kami untuk mengidentifikasi dan bersama-sama melaksanakan proyek yang dekat, dengan situs kami dan membuat dampak positif di masyarakat tempat kami beroperasi,” tutupnya. (El)