Kemenkominfo Ajak UMKM Kota Cirebon Gerakkan Usaha E-commerce

0
403
KOTA CIREBON.- Indonesia dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia. mengingat saat ini terdapat penetrasi pengguna internet yang mencapai lebih dari 132 juta, pengguna e- commerce pun terus meningkat dengan bertambahnya portal e-commerce yang memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat saat ini.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Komunikasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Septriana Tangkary Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik lndonesia (Kemenkominfo) di Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online: Murah, Cepat. dan Aman yang merupakan bagian dari Festival TIK 2018 di Aula SMAN 4. Jalan Perjuangan No. 1, Karyamulya, Kesambi, Kota Cirebon. Jawa Barat, Sabtu (1/12).
”Transaksi online melalui portal e-commerce semakin populer digunakan di masyarakat luas, dan hal tersebut dapat dinilai sebagai perkembangan positif, karena semakin mudah untuk menghubungkan penjual dan pembeli saat ini. Hal tersebut penting disampaikan kepada UMKM agar semakin mengerti potensi pasar yang begitu besar. Langkah awal sudah terjajaki. namun edukasi akan penggunaan portal e commerce penting untuk terus dilakukan,” jelas Septriana Tangkary.
Septriana pun menjelaskan bahwa melalui acara tersebut. ia juga ingrn melakukan sosialisasi gerakan ‘Ayo UMKM Jualan Onhne’. “Saat ini dari data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61,41%. dengan jumlah UMKM hampir mencapai 60 juta unit. Namun, baru sekitar 8% atau sebanyak 3,79 juta pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya padahal tren pergerakan konsumen semakin membara di transaksi online,” sebutnya.
Perkembangan ekonomi ini lanjut Septriyana, harus terus dipupuk, dan masyarakat harus terus diberi dorongan dan dukungan untuk terus melakukan transaksi online agar industri dapat terus berkembang dengan pesat. “Namun penting untuk diingat, masyarakat pun perlu dilindungi dengan dibekali ilmu cara bertransaksi digital yang aman,” Jelasnya.
Untuk mengatasi rasa enggan para UMKM untuk berpartisipasi dalam pengembangan ecommerce lndonesia. KEMENKOMINFO mengajak narasumber terkait untuk membantu menunjukkan proses on board bagi pelaku UMKM. serta pengenalan pendaftaran jualan online dan bagaimana cara melakukan jualan online.
Saat ini terdapat potensi besar yang wajib digali di Indonesia, karena jumlah masyarakat yang memilikl akses terhadap internet memungkinkan Indonesia untuk memadu pasar transaksi online terbesar di Asia. Di tahun 2020 mendatang, transaksr e commerce di Indonesia ditargetkan mencapai US$ 130 milyar. Hal ini dapat tercapai, jika UMKM juga turut terlibat dalam membangun pasar dari sisi penyedia barang. Kemenkominfo dan semua pihak yang terlibat pada acara ini yakin bahwa melalui edukasi dan pelatihan yang diberikan, para UMKM dapat segera mengambil peran dalam pembangunan industri e commerce di indonesia, dan menghadirkan ragam barang yang menarik bagi pasar yang terus berkembang tersebut.
Kemkominfo berharap upaya ini bisa dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Ke depan, peran KEMENKOMINFO bukan lagi sebagai leader tetapi sebagai enabler, yang mendorong Pemerintah Daerah untuk mengambil peran utama dalam upaya mendorong UMKM untuk merebut pasar lokal hingga pasar global dengan tetap mengedepankan keriasama yang solid antara Pemerintah, Bisnis. dan Komunitas. (Kris)