Keluarga Korban Lakalantas, Polisi Diminta Usut Tuntas Pelaku

0
193

KOTA CIREBON.- Keluarga korban lakalantas di Jalan Raya Tangkil Klayan Kabupaten Cirebon, menuntut pihak Polres Cirebon Kota, untuk segera melakukan penahanan terhadap pelaku yang membawa mobil Toyota Fortuner E 88 EY warna putih.

Peristiwa tersebut berawal, saat korban Yani Nuraeni (53) sedang membawa sepeda motor usai menengok cucunya di Karangampel, sesampainya di Jalan Tangkil tiba – tiba dari arah belakang datang kendaraan roda empat Toyota Fortuner E 88 EY warna putih, dan langsung menabrak motor korban.

Akibat kejadian tersebut, korban sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit, namun takdir berkata lain, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Kuasa Hukum keluarga korban, Adv. Qorib., SH., MH menuturkan, setelah sembilan hari pasca kejadian yang menimpa kliennya, sampai saat ini pelaku yang membawa mobil Toyota Fortuner E 88 EY belum di lakukan penahanan oleh pihak kepolisian Polres Cirebon Kota.

“Kami berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang menabrak klien kami, karena susah masuk hari ke sembilan, pelaku belum di lakukan penahanan,” tutur Qorib Jumat (13/11/20).

Pihaknya sempat mendatangi Polres Cirebon Kota, untuk berdialog dengan Kapolres Cirebon Kota. Namun, saat itu, Kapolres tidak ada ditempat, begitu juga dengan Kasatlantas tidak ada ditempat.

“Kami semua melakukan pengecekan kendaraan pelaku, ternyata masih berada di unit laka, tapi pelakunya belum juga ditangkap. Saya berharap Kapolres maupun Kasatlantas segera menangkap pelaku dan memprosesnya,” tegasnya.

Sementara itu, anak korban, Alan Fitnur Alamsyah ( 29 ) berharap pelaku segera ditangkap, agar dapat di proses secara hukum dan dapat mengurangi rasa duka yang mendalam usai ditinggal ibu tercintanya.

“Semua warga Indonesia sama di mata hukum, saya minta keadilan agar pelaku segera di tangkap, ini sudah hari ke sembilan tapi pelaku masih enak tidur dirumahnya,” ujarnya

Kami melihat bahwa mobil dari pelaku yang menabrak ibu korban masih ada, pelaku sampai saat ini belum ditangkap, saya mohon Kapolres menangkap pelaku, agar di proses, setidaknya kesedihan klien kami terobati dengan di prosesnya pelaku.

Menurut Alan, sampai saat ini tidak ada kesepakatan apapun dengan keluarga pelaku, hanya saja perwakilan dari keluarga pelaku yang diwakilkan istrinya pernah datang kerumah.

“Kalau dari keluarga pelaku, kami tidak pernah ada kesepakatan apapun, hanya saja pernah datang, ngakunya istri pelaku ke rumah,” pungkasnya. (Kris)