Kecam Macron, GPI Kota Ambon Diskusi Publik “Luruskan Opini Terorisme”

0
412

Ambon.- Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam Kota Ambon (PD GPI) menggelar diskusi Publik dengan mengangkat tema ‘Meluruskan Opini Terorisme, Mengecam Sikap Presiden Emmanuel Macron’. Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Gerakan Pemuda Islam Kota Ambon, Rabu,(4/11/2020) yang dibuka langsung oleh Sekretaris Umum PD GPI Kota Ambon Ruslan Rumaratu.

Hadir sebagai pemateri pada diskusi itu yakni, Ketua Umum PD KAMMI Kota Ambon, A. Firdaus Mony dan Pegiat Sosial dan Peneliti Sosiologi Unpatti, Syarif Wanako yang dipandu oleh Mustakim Rumasukun sebagai moderator.

Ketua Umum PD KAMMI Kota Ambon, A. Firdaus Mony mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh GPI Kota Ambon ini, agar bagaimana melihat sikap kita sebagai kelompok pemuda muslim. “Bagaimana cara kita untuk melihat tindakan-tindakan terorisme itu bagian dari musuh bersama, tetapi jangan sampai hanya disimpulkan pada kelompok-kelompok kecil, tapi kita tidak bisa memaknai bahwa gerakan terorisme itu adalah gerakan Internasional yang perlu dipelajari dan diperhatikan oleh semua kalangan,” ujar Mony.

Firdaus Mony menambahkan, sebagai generasi muda kita harus memperbanyak pengetahun kita terhadap gerakan separatis, dalam hal ini radikalisme dan perbanyak kajian, diskusi sehingga isu-isu yang fundamental seperti ini bisa dimaknai dengan baik.

“Selaku pribadi saya sangat mengecam tindakan Emmanuel Macron, Presiden Prancis terhadap penghinaan Agama Islam dan Nabi Muhammad SAW. “Saya selaku Ketua KAMMI Kota Ambon, menginstruksikan kepada kaum muslimin bahkan seluruh warga Maluku untuk memboikot produk Prancis,” ungkap Firdaus Mony.

Dalam pandang GPI Daerah Kota Ambon yang langsung diwakili oleh Ruslan Rumaratu menilai bahwa adanya semacam penggiringan opini yang dimainkan oleh beberapa negara sekuler terhadap moderisasi Islam, sehingga GPI Daerah Kota Ambon tetap merespon dan menyatakan sikap memboikot produk-produk Prancis itu sendiri. (El)