Karpet Lantai Bermotif Mega Mendung di Gedung DPRD Kota Cirebon, Dinilai Nistakan Karya Seni Budaya Cirebon

0
256

KOTA CIREBON.- Karpet lantai motif batik Mega Mendung yang ada di Gedung DPRD Kota Cirebon menuai polemik. Pasalnya Mega Mendung merupakan ikon khas Cirebon yang mempunyai filosofi.

Menurut Pemerhati Budaya dan Sejarah Cirebon Jajat Sudrajat, batik mega mendung mempunyai filosofi dan karya besar dari cicit Sunan Gunung Jati yakni Panembahan Losari.

“Motif batik mega mendung mempunyai makna filosofi, mengayomi, menggantungkan cita – cita setinggi langit. Masa dipasang dibawah untuk diinjak – injak,” ujar Jajat kepada inapos.com, Kamis (13/8/20).

Dijelaskan Jajat, mega mendung dibuat oleh Panembahan Losari inspirasi dari tumpukkan batu karang di gua Sunyaragi yang akhirnya membuat motif batik awan mega mendung.

“Ini karya sakral kedua yang sebelumnya beliau (Penembahan Losari- Red) membuat karya fenomenal yakni kereta singa barong,” jelasnya.

Jajat meminta Pemerintah Kota Cirebon dan DPRD untuk segera mengganti karpet lantai batik mega mendung, dan tidak menistakan karya seni budaya Cirebon.

“Kantor Presiden aja karpetnya hanya warna merah, tidak mengunakan hasil karya seni. Ini masalahnya karya seni, apalagi ini seni dan budaya Cirebon. Jadi seharusnya bisa menghargai,” tegasnya. (Kris)