Kanwil DJBC Jabar Fasilitasi Kemudahan Ekspor IKM di Cirebon

0
99

KAB CIREBON.- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jawa Barat wujudkan Industri Kecil Menengah (IKM) di Cirebon memudahkan ekspor produknya dengan menggunakan perusahaan sendiri.

Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat Saifullah Nasution mengatakan, pihaknya mendukung program pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi Covid-19.

“Tentu kita harus mendorong investasi dan ekspor. kami diminta untuk turun kebawah untuk meningkatkan ekspor yang akan menghasilkan devisa bagi negara,” kata Saifullah di sela – sela melaunching Ekspor Perdana CV Flaminggo Rotan ke Jerman di Desa Tegal Wangi, Kamis (1/4/21).

Dia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah IKM yang ada di Jawa Barat mencapai 9.740 IKM. Namun, kata dia, baru 18 IKM yang mendapatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor-Industri Kecil Menengah (KITE IKM).

“Kami turun ke daerah membantu perusahaan-perusahaan yang ada di daerah untuk ekspor. Bea Cukai tidak bisa kerja sendiri, tapi butuh sinergitas,” terangnya.

Pihaknya akan terus mencari IKM yang melakukan ekspor, tapi tidak menggunakan perusahaan sendiri. Karena tak sedikit ekspor menggunakan perusahaan orang lain.

“Kalau pakai nama perusahaan lain, tidak dapat apa-apa, termasuk fasilitas KITE IKM. Karena yang dapat perusahaan yang dipakai namanya untuk ekspor,” ujarnya.

Sementara itu, Owner CV Flamingo Rotan, Sylvester Stalone Mapalulu mengaku terbantu dengan kemudahan yang diperoleh dari Kantor Bea dan Cukai Cirebon.

“Berkat Support serta binaan pihak Bea Cukai kami bisa ekspor atas nama perusahaan sendiri, sebelumnya under name. Dengan nama sendiri tentunya kami lebih dapat kepercayaan dari buyer,” pungkasnya. (Kris)