Kantor Kosong, Format SBT: Disinyalir Kepala Penghubung Kabupaten SBT Ikut Kampanye

0
311

Jakarta.- Pengelolaan Birokrasi dan Pelayanan Birokrasi Pemerintahan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku dibawah kepemimpinan Abdul Mukti Keliobas dan Fachri Husni Alkatiri paling bobrok. Selain pengelolaan dan pelayanan birokrasi, komunikasi ke masyarakat lebih bobrok.

Hal itulah yang dirasakan Ketua Format SBT Jufri Rumaratu, dirinya mengungkapkan terlihat sejak pandemi Covid-19, masyarakat bahkan mahasiswa asal Seram Bagian Timur yang berkuliah di Jakarta dan sekitarnya tidak mendapatkan sentuhan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

“Selain itu, ketika kami juga beberapa kali menyambangi Kantor Perwakilan yang berada tepat di Wisma Maluku, Jalan Kebon Kacang Raya nomor 20, Jakarta Pusat. Selama kurang lebih dua bulan terakhir dalam keadaan kosong alias tertutup,” pungkas Jufri dalam pesan elektroniknya, Selasa (27/10/2020).

Kabarnya sekitar tanggal 20 September 2020, kantor Penghubung SBT sudah tidak ada aktifitas hingga hari ini.

“Tidak ada staf atau pegawai perwakilan yang bekerja, tidak terlihat seorang pun dari mereka, “bagaimana mau lihat, kantor saja kosong dan tertutup, bagaikan kamar mayat,” katanya.

Jikalau keadaan seperti ini, Jufri menegaskan, lebih baik kantor penghubung dibubarkan saja, atau dikembalikan ke daerah saja, karena tidak ada gunanya bagi masyarakat.

“Bagaimana Kabupaten mau maju, kalau pewagai atau orang-orang yang ditunjuk mengurusi kantor tersebut tidak berada ditempat,” imbuh ia.

Untuk itu, kami meminta Bupati Seram Bagian Timur (SBT) segera mengevaluasi atau mencopot kepala penghubung dan seluruh stafnya. Karena tidak ada gunanya untuk daerah dan rakyat Seram Bagian Timur (SBT).

Parahnya lagi, sambung Jufri, kepala kantor penghubung disinyalir dan terindikasi, berada di daerah untuk melakukan kampanye terselubung terkait pemenangan salah satu Calon Bupati pada Pilkada serentak Desember 2020 mendatang. (El)