Kampung PP II Butuh Pasokan Air Layak Konsumsi

0
304

INAPOS, SUMATERA BARAT,– Kemarau panjang melanda Kampung Padang Panjang (PP), Kenagarian Kambang Utara, Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. Kekeringan ditempat ini sudah terjadi selama enam bulan kebelakang.

Sumur-sumur yang ada dirumah warga pun dilanda kekeringan. Karena itu terpaksa masyarakat harus mengambil air kesungai, Ditambah lagi dengan tidak berfungsinya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat selama empat tahun. Karena dinyatakan sudah tidak layak fungsi oleh pemerintah nagari setempat.

Warga sedang mengambil air di sungai

Buanas (56) seorang warga setempat saat ditemui mengatakan kepada Inapos kekeringan sudah dua bulan terakhir dan biasanya selain kesungai untuk mendapatkan air bersih warga terpaksa membeli air untuk keperluan sehari-hari. 19/11
“air yang dibeli itupun juga air sungai, setiap 35 L dihargai dengan 5.000 rupiah”, ujar Buanas.

Setelah di konfirmasi kepada pihak Pemerintahan Nagari, Pemerintah Nagari melalui KASI Kesehjateraan dan Pelayanan Masyarakat (Il Ilama Putra) saat di temui di kantorny, kepada Inapos mengatakan “kekeringan yang terjadi bukan kekeringan air untuk Pertanian,mandi dan Mencuci, melainkan kekeringan air layak konsumsi, jika untuk pertanian aliran Bendungan Irigasi(BI) Ganting Kubang masih mencukupi untuk irigasi pertanian” ujar Il Ilama Putra.19/11

Selain itu, ada juga masyarakat yang membuat sumur bor. Hanya saja, air yang didapatkan dari sumur bor tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Jika ada warga yang kemalangan (meninggal red), maka juga harus membeli air untuk keperluan pemandian jenazah.

Sekarang, sebanyak 250 KK harus bersusah dalam mendapatkan air bersih yang layak untuk konsumsi bagi keluarga. Masyarakat dan pemerintah nagari melalui pemerintah daerah bisa mengintruksikan PDAM untuk kembali beroperasi di kampung tersebut. (Kiki)