JPU Tuntut Dua Pembunuh Santri 13 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar

0
193
KOTA CIREBON.- Dua pelaku pembunuhan
Muhammad Rozien (17) santri asal Banjar Baru Kalimantan Selatan yakni YS alias Acil bin Cucu dan RM alias Nono bin Rusman jalani sidang dengan agenda sidang tuntutan jaksa penuntut umum.

Sidang tersebut dipimpin Hakim Ketua Aryo Widiatmoko, SH., MH., dengan Jaksa Penuntut Umum Suryaman Tohir SH berjalan sekitar 1,5 jam diruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Kota Cirebon, Selasa (17/12/19).
Dalam persidangan kedua pelaku pembunuhan YS alias Acil dituntut dengan hukuman 13 Tahun penjara sedangkan RM alias Nono dituntut hukuman 10 tahun penjara, serta masing-masing denda 1 miliar rupiah.
Setelah pembacaan tuntutan, Hakim Aryo Widiatmoko SH MH menunda persidangan. Persidangan selanjutnya dengan agenda mendengar pembelaan pengacara terdakwa yang akan dibacakan Suparman dari LBH pancaran hati pada hari Rabu 31 Desember 2019 mendatang.
Diketahui, peristiwa tersebut terjadi Jumat (6/9/19) sekitar pukul 20 30 WIB didepan Bank Mandiri Syariah Jalan Cipto Mangunkusumo Kelurahan Pekiringan Kecamatan Kesambi Kota Cirebon. Kedua pelaku YS alias Acil dan RM alias Nono berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Yamaha ZR warna putih hitam langsung menghampiri korban (Muhammad Rozien) menodongkan sajam berupa satu bilah pisau lalu tiba – tiba langsung melakukan penusukan.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Ipda Ngatidja menyampaikan, Polres Cirebon Kota mengerahkan tim untuk memburu pelaku penusukan santri. Dalam waktu kurang dari 24 jam tim berhasil menangkap pelaku ditempat yang berbeda.
“Kasus ini akan kami kawal hingga adanya putusan dari pengadilan,” tandasnya. (Kris)