Inapos, Bogor.- Baraya Jokowi-Ma’ruf Kabupaten Bogor (Barjab) dan Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) menggelar kampanye kepada paslon 01, Jokowi-Ma’ruf, di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (12/04/19), yang dihadiri sekitar 15 ribu relawan.

Selain dihadiri Jokowi, hadir juga Pramono Anung, Ketua Kadin Pusat Rosan Roeslani, Bahlil Lahadalia Ketua Pembina Repnas, alim ulama, tokoh masyarakat Bogor dan Karang Taruna untuk mendukung pasangan calon Presiden nomor urut 1 tersebut.

Bahlil Lahadalia, Ketua Pembina Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) mengakui Bogor menjadi salah satu daerah yang disebut-sebut sebagai Benteng pertahanan paslon 02. Tapi dengan Barjab menurutnya akan memenangkan pemilihan.

Menurut Bahlil Barjab memiliki militansi yang tinggi terhadap Paslon 01. Ada tiga alasan kenapa Barjab militan, pertama karena merasa selama Indonesia merdeka sampai sekarang belum ada Presiden yang berasal dari kalangan bawah.

“Makanya, saya (masyarakat) harus mendukung, karena anakku juga bisa jadi presiden,” ujar Bahlil dihadapan ribuan relawan.

Alasan kedua, Jokowi yang pernah menjadi pengusaha dari nol, pernah hidup susah, hingga akhirnya jadi Walikota dan Presiden, diharapkan menjadi motivasi. Kalau Presiden dari konglomerat, artinya tidak ada kesempatan bagi rakyat kecil untuk jadi Presiden berikutnya.

Alasan ketiga, kalau melihat begitu luar biasa dukungan dari Ibu Iriana, mendampingi perjuangan Jokowi. Menurutnya sosok pendamping sangat penting bagi seorang pemimpin.

Ditempat yang sama, melihat banyaknya ulama dalam kampanye akbar tersebut, Jokowi menegaskan, “bila ulamanya bergerak, saya yakin di Bogor Jokowi-Ma’ruf akan menang. Ada 435 desa di Bogor yang punya potensi besar untuk menang. Kalau pada 2014 cuma meraih 34 persen, maka di 2019 minimal harus 50 persen. Tapi dengan kerja keras saya yakin dapat 70%,” harap Jokowi.

Jokowi menambahkan, waktu yang tersisa harus dimanfaatkan untuk mengubah pendapat yang salah. Melawan hoax dan fitnah, tetapi melihat militansi dan semangat warga Bogor, kemenangan pasti bakal diraih.

Dalam kesempatan itu, Jokowi memamerkan 3 kartu saktinya. Kartu kuliah untuk mendukung era kuliah putra-putri Indonesia agar bisa bersaing dengan negara lain. Lalu ada Kartu Pra-Kerja, dimana nantinya akan disiapkan pelatihan kerja agar masyarakat bisa diterima bekerja di perusahaan. Sambil menunggu dapat kerja, pemilik kartu itu akan dapat intensif.

“Untuk ibu-ibu, ada Kartu Sembako Murah. Nah, dengan kartu itu, ibu-ibu bisa belanja sembako dengan harga diskon besar. Minimal 50 persen. Agar anak-anak Indonesia sehat dan cerdas, kartu ini efektif berlaku pada 2020,” jelas Jokowi. 

Jokowi juga menghimbau, pada 17 April 2019, ajak saudara, teman, tetangga untuk berbondong bondong datang ke TPS untuk nyoblos, jangan Golput. Tapi ingat, pakai baju putih karena yang harus di coblos memakai baju putih.

Ketua Barjab Kabupaten Bogor, Irfan Darajat, menambahkan Joko Widodo sudah berbuat banyak untuk Kabupaten Bogor.

“Jokowi sudah banyak berbuat bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Misalnya penyerahan sertifikat sebanyak 7 ribu, juga merealisasikan Tol Bocimi. Karena itu kami mengajak kepada masyarakat untuk memilih Jokowi-Ma’ruf,” tandasnya. (Elwan)


Komentar Anda?