Jelang Pilpres, Bamsoet: Berita Hoax Kemungkinan Berlanjut

0
134

JAKARTA, INAPOS– Kecenderungan menyebarluaskan berita bohong atau hoax sebagai modus melakukan manuver politik, kemungkinan akan berlanjut menuju pelaksanaan agenda pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (pileg) tahun ini.  “Karena itu, masyarakat dan semua institusi penegak hukum perlu mewaspadai kecenderungan itu,” demikian Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), di Jakarta, Minggu (6/1/2019).

Setelah hoax tentang tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu yang telah tercoblos, tidak tertutup kemungkinan akan muncul hoax lain yang masih berkait dengan persiapan Pilpres dan Pileg 2019, utamanya hoax yang diarahkan untuk mereduksi kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu itu sendiri. Dan, sudah barang tentu hoax lain yang bertendensi mendiskreditkan pemerintah atau calon presiden petahana.

”Karena itu, menjadi sangat penting bagi penegak penegak hukum untuk segera dan sigap merespons hoax seperti itu. Respons terukur dari penegak hukum menjadi keharusan agar hoax seperti itu tidak meresahkan masyarakat, dan juga tidak mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” tambahnya.

Setiap institusi yang menjadi target hoaxs pun hendaknya memberi reaksi yang cepat, dengan memberi penjelasan terbuka kepada semua elemen masyarakat. Pimpinan DPR mengapresiasi reaksi cepat yang dilakukan oleh KPU dalam merespons hoax tentang container berisi surat suara yang sudah tercoblos.

Apresiasi, kata Bamsoet; juga patut diberikan kepada  para petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang langsung merespons hoaxs bermuatan isu tentang tsunami maupun gempa bumi.

Pimpinan DPR mengimbau masyarakat untuk semakin selektif dan bijaksana dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di ruang publik. Setiap hari, ada ratusan bahkan ribuan informasi yang beredar di ruang publik. Pada era sekarang ini, lalu lintas informasi sudah diibaratkkan debu yang bertebaran.

“Karena itu, sikapi setiap informasi dengan proporsional sambil berupaya melakukan konfirmasi pada institusi-institusi yang berwenang,” demikian Bamsoet. (HS)

 


Komentar Anda?