Jangan Bangun Bandara Kalau Harus Bedol Desa

0
228

INAPOS, BALI,- Polemik tentang rencana pembangunan Bandara di Bali Utara antara PT. Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti dan PT. Pembangunan Bali Mandiri (PEMBARI) tampaknya akan segera berkesudahan setelah adanya kesepakatan antara kedua belah pihak untuk sama-sama melakukan join operation bersama terait pelaksanaan dan pengelolaanya.

“Kami berharap kesepakatan untuk meleburkan diri menjadi satu kesatuan akan makin memudahkan jalan sebelum adanya penetapan lokasi (penlok) yang akan dikeluarkan beberapa hari kedepan,” kata I Ketut Sudikerta, Wakil Gubernur Bali saat rapat koordinasi rencana pembangunan bandara Bali Utara.

Dirinya yakin, kedua belah pihak bisa bersatu agar pembangunan bandara tersebut bisa segera dilaksanakan, “Hendaknya pembangunan Bandara tersebut bukan hanya untuk kepentingan warga masyarakat Buleleng namun untuk kepentingan nasional khususnya masyarajat Bali, Walaupun saya bukan berasal dari Buleleng namun komitmen saya untuk membangun Bali janganlah diragukan,” terangnya.

Pembangunan bandara yang akan menggunakan lahan seluas 2.150 hektare itu nantinya sesuai arahan Gubernur Mangku Pastika Jangan sampai meniadakan sawah yang subur, Pura suci, Situs-situs bersejarah, dan tidak boleh terjadi bedol desa. (hd)


Komentar Anda?