Jaksa Hongkong Apresiasi Badiklat Kejaksaan RI

0
407

JAKARTA  – Dua Jaksa peserta Diklat Terpadu Aparat Penegak Hukum (Diklat Apgakum) Lintas Negara asal Hongkong mengapresiasi fasliltas sarana dan prasarana dan materi Badan Diklat Kejaksaan RI.

“Fasilitas yang digunakan di Badan Diklat (Badiklat Kejaksaan RI) sangat baik dalam berbagai macam fasilitas,” kata Jasmine Ching, Jaksa asal Hongkong saat audiensi dengan Jaksa Agung yang di Wakili oleh Wakil Jaksa Agung, Arminsyah di Kejaksaan Agung, Jakarta , Rabu (14/11/18).

“Sebenarnya saya kagum melihat fasilitas-fasilitas yang ada di Badan Diklat dan juga fasilitas untuk umum, untuk Pendidikan Jaksa. Jadi sangat ampun dan sangat terkesan, ”ungkap Jasmine Ching.

Disinggung masalah makanan yang di sajikan oleh Badiklat, ia sangat menikmati. “Sangat menikmati makanan Indonesia, makanan nya pedas dan enak,” tambahnya.

Jasmine tambahkan, dirinya sangat kagum kepada Pak Untung yang banyak sekali talentanya, ujarnya.

Memasuki hari ke 3 peserta Diklat Terpadu antar Negara yang di laksanakan selama 4 hari dengan tema “Penanganan Tindak Pidana Narkotika Lintas Negara” tersebut, melakukan audiensi ke Kejaksaan Agung, Mabes Polri dan BNN (Badan Narkotika Nasional) dengan di pandu langsung oleh Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi, SH, M.Hum.

Sementara menurut Jaksa Pergus Chali yang juga berasal dari Negara yang sama dengan Jasmine, juga berikan apresiasi yang sangat terkesan saat mengikuti training berlangsung.

“Saya sangat banyak dapat informasi belajar dari pembicara-yabg di undang-undang dan juga dari unit-unit yang diundang sebagai pelatihan saat ini, fasilitas pelatihan ini sangat di kagumi. Kami juga sangat senang atas keramah tamahan dari bapak Kaban Diklat Untung dan pada peserta lainnya selama kami berada di Badiklat untuk mengikuti pelatihan ini, ”kata Pergus Chali.

Dalam forum Audiensi dan Studi Banding dengan Wakil Jaksa Agung, apresiasi juga berasal dari peserta yang berasal dari Oditur Militer, BNN, Kepolisian dan pelatihan untuk pelatihan di Badiklat Kejaksaan. (Merah).