JAKI Sudah Berkomunikasi Dengan International Criminal Court Untuk Memantau Indonesia

0
687

Inapos, Jakarta.- Koordinator Eksekutif JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional) Yudi Syamhudi Suyuti, melihat situasi politik di Indonesia yang terjadi sejak tanggal 21 Mei 2019 kemarin, telah kami komunikasikan ke jaringan Internasional termasuk International Criminal Court (ICC).

Sejak kemarin pagi, kata Yudi, JAKI telah meminta ke Presiden ICC untuk memantau situasi nasional Indonesia melalui jaringannya yang ada di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Selain itu kami juga meminta ke jaringan koalisi Internasional JAKI untuk mendapatkan bantuan tim advokasi Internasional, jika terjadi suatu tindakan kejahatan kemanusiaan dan agresi yang dilakukan oleh rezim Jokowi, aparat keamanan dan otak atau kelompok dibelakang kekuasaannya,” tegas Yudi kepada redaksi, Rabu (22/05/19).

Potensi tindakan represi yang masuk ke dalam unsur kejahatan kemanusiaan dan agresi sesuai Statuta Roma sangat memungkinkan terjadi, dan saat ini tim advokasi dan kampanye Internasional telah mereka siapkan.

Yudi juga menegaskan bahwa, kami (JAKI-red) terus memantau situasi nasional, jika kejahatan Internasional tersebut terjadi, dalam waktu cepat, kami akan menuntut orang per orang pelaku kriminal tersebut.

“Saat ini Indonesia belum menandatangani kesepakatan Statuta Roma, ICC, namun organisasi kami JAKI telah mendapatkan fasilitas yurisdiksi Internasional melalui koalisi masyarakat sipil Internasional untuk bisa menuntut pelaku kejahatan Internasional tersebut,” ucapnya. (Elwan)


Komentar Anda?