HUT Ke-6 LSPro Ceprindo Mengadakan Client Gathering

0
664

Inapos, Jakarta.- Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah satu-satunya standardisasi produk yang diakui secara nasional di Indonesia. Penerapan SNI merupakan bentuk pengaturan sistem standardisasi yang dilakukan Pemerintah sebagai bentuk pengendalian mutu produk barang dan jasa. serta meningkatkan produk nasional dalam rangka bersaing di pasar global.

Dalam implementasinya, pemerintah melalui Kementerian terkait dan Badan Sertifikasi Nasional (BSN) dibantu juga oleh unit penunjang berupa Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) LSPro Ceprindo adalah Lembaga Sertifikasi profesional yang selama ini berperan aktif dalam perkembangan industri khususnya perjalanan standardisasi produk nasional. LSPro Ceprindo “Merupakan anak perusahan dari PT Ceprindo yang didirikan pada tanggal 11 November 2011, ucap,” Dr. Dasriel Adnan Noeha, ME, MBAT, di Jakarta, (21/11/17) lalu.

LSPro adalah Lembaga Sertifikasi yang telah telah mendapatkan akreditasi dari KAN untuk melaksanakan produk barang yang diwajibkan oleh Pemerintah melalui regulasi-regulasi.

Dengan didukung oleh personel yang memiliki kompetensi dan spesialisasi, pengalaman, latar belakang dan keterampilan yang sesuai dengan ruang lingkup sertifikasi yang ditangani. Proses sertifikasi yang dilakukan oleh LSPro Ceprindo berdasarkan pada filosofi lembaga sertifikasi yang independen serta selalu berkembang selaras dengan regulasi-regulasi teknis yang diterapkan di lndonesia.

Dalam perayaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-6. LSpro Ceprindo mengadakan Client Gathering dengan mengundang para elemen terkait standardisasi produk nasional yang berasal dari unsur Pemerintah dan para prinsipil dunia usaha baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Turut hadir Kepala Badan Penelitian Pengembangan Industri (BPPI),  Ngakan Timur Antara , Dalam wawancara nya pada dasarnya  Kepala BPPI DR. Ir Ngakan Timur Antara Beliau yang selalu mewakili Menteri Perindustrian, Penelitian dan Pengembangan adalah tempat pemikir-pemikir para ahli perindustrian,” ucap Ngakan.

Terkait acara Hut LSPro Ceprindo Balitbang yang di bawah Badan Industri yang mengatur tentang bagaimana standarisasi dengan penerapan produk, bagaimana standarisasi itu dibangun dan bagaimana standarisasi diterapkan, pungkas Mantan Ketua Asosiasi Lembaga Sertifikasi Indonesia.

“LSPro Ceprindo dalam Ulang Tahun ke-6 merasa bangga tetap bisa bersinergi dengan Pemerintah untuk membantu dalam menerapkan standarisasi,” ujar Dasriel Ahli Kimia lulusan Universitas Andalas ini.

Melalui diskusi panel dengan menghadirkan narasumber dan panelis kompeten di bidangnya diharapkan dapat diperoleh gambaran tentang umpan balik atau feedback, yang diberikan oleh masyarakat dan para pelaku usaha mengenai penerapan regulasi-regulasi tersebut. (Elwan)