RSD Gung Jati dukung stop stunting Jabar Juara menuju Indonesia Emas 2024. Kris

KOTA CIREBON.- Di usia ke- 101 tahun, RSD Gunung Jati terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dengan melakukan transformasi dengan menyiapkan sarana dan prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan.

Untuk menjawab itu, RSD Gunung Jati meluncurkan layanan program melalui aplikasi elektronik yang diberi nama ‘WA ISUN‘ (WhatsApp Informasi Satu Pintu) melalui nomor 081120011576.

Inovasi tersebut menjadi suatu komitmen pelayanan terbaik pada HUT RSD Gunung Jati ke- 101.

Direktur RSD Gunung Jati, dr. Katibi menuturkan, pihaknya siap berkomitmen melakukan transformasi dengan menyiapkan sarana, prasarana dan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan.

Menurutnya, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, RSD Gunung Jati sudah memiliki layanan WA Isun. Pengaduan dan informasi terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit bisa didapatkan melalui ‘WA Isun’ yang dibawahi oleh hubungan masyarakat dan pemasaran rumah sakit.

“Layanan ini akan memudahkan masyarakat untuk melakukan pengaduan pendaftaran informasi berkaitan dengan pelayanan RSD Gunung Jati,” tutur Katibi.

Masih kata Katibi, untuk SDM, pihaknya kuatkan melalui pendidikan dan kompetensi tertentu. Sedangkan untuk sarana dan prasarana, dalam waktu dekat Kementerian Kesehatan dan Pemprov Jabar akan mensupport alat kesehatan untuk empat layanan unggulan di RSD Gunung Jati.

Direktur RSD Gunung Jati sekarang dr. Katibi (Tengah) didampingi mantan Direktur RSD Gunung Jati dahulu.

Katibi melanjutkan, RSD Gunung Jati juga melakukan review masterplan untuk empat pelayanan unggulan yang telah ditetapkan.

“Kami akan menjadikan RSD Gunung Jati sebagai RS rujukan untuk pelayanan kardiovaskuler, rujukan penanganan stroke, penanganan kanker, rujukan penanganan Agrometorologi atau yang berkaitan dengan ginjal,” jelasnya.

Sebagai pusat rujukan stunting, RSD Gunung Jati telah membentuk tim sentra penurunan stunting.

“Semoga dengan adanya tim sentra penurunan stunting ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat kota Cirebon dan sekitarnya dalam aksi bersama stop stunting Jabar juara menuju Indonesia emas 2024,” terangnya.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi saat memberikan amanat di Upacara HUT RSD Gunung Jati ke- 101.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi mengatakan, Usia 101, lanjut Agus, menunjukkan perjalanan panjang sebuah institusi yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami  bangga atas capaian hari ini dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras selama ini, sehingga masyarakat Kota Cirebon terpenuhi kebutuhannya di bidang pelayanan kesehatan,” tutur Agus.

Kerja keras yang dilakukan jajaran RSD Gunung Jati membuat rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan regional Jawa Barat bagian timur. Selain itu, sebanyak empat pelayanan unggulan juga telah ditetapkan di RSD Gunung Jati.

Keempatnya yakni, pelayanan minimal invasif (cathlab, penyakit dalam, syaraf, bedah vascular), pelayanan jantung terpadu, pelayanan ginjal terpadu dan pelayanan hematologi dan ontologi.

Agus meminta direksi dan jajaran manajemen RSD Gunung Jati untuk tidak cepat berpuas diri. “Tetap pertahankan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” kata Agus.

Ia berharap, RSD Gunung Jati diharapkan tetap mampu menyediakan pelayanan unggulan. Layanan ini akan memberikan manfaat untuk kesehatan masyarakat.

“Dinamika perkembangan kebutuhan masyarakat terus berkembang dan meningkat. Sehingga, dibutuhkan, transformasi dari semua lini pelayanan. Transformasi suka tidak suka harus dilakukan instansi pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (Kris)