Home Credit Berinovasi Lewat Program #DolTCERDAS

0
318

Inapos, Jakarta.- Generasi milenial saat ini sedang banyak diperbincangkan oleh semua orang, karena generasi ini diprediksi akan memegang peranan penting 10 hingga 20 tahun mendatang. Namun di usianya yang masih muda dan produktif, milenial kelas menengah di kota besar kerap kaIi disandingkan dengan gaya hidup yang konsumtif dan sangat tergantung dengan teknologi.

Menyikapi hal tersebut, dalam rangka memperingati Hari Literasi Keuangan Nasional, Home Credit Indonesia, perusahaan pembiayaan multinasional berbasis teknologi muktahir, hari ini menggelar sebuah diskusi yang bertajuk ‘Entrepreneurship and Financial Inclusion for Millennials in the Digital Era’ sekaligus mengumumkan Pencapaian Program Literasi Keuangan 2018 dan Inovasi #DoITCERDAS, Kamis (22/11/18) di wilayah Kuningan, Jakarta.

Acara ini dihadiri oleh Andy Nahil Gultom, Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia dan turut mengundang pembicara yang mewakili generasi milenial Financial Influencer, Amiyandra dan juga generasi milenial yang sukses berwirausaha di industri makanan, Pendiri Kepiting Nyinyir yaitu Rachman Abdul Rachim.

Home Credit menyadari bahwa kesadaran masyarakat terhadap pemahaman keuangan sejak dini sangat diperlukan. ltu disebabkan, saat ini pemahaman masyarakat terhadap keuangan masih sangat rendah, terutama bagi generasi milenial yang cenderung tidak memiliki manajemen keuangan dengan baik.

Andy Nahil Gultom mengatakan, “Setiap tahun kami secara berkelanjutan menjalankan program Literasi Keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Sejak beroperasi di Indonesia, Home Credit telah berhasil mengedukasi lebih dari 4.700 orang di Indonesia, diantaranya di wilayah Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Bali dan Sulawesi. Tahun ini kami fokus kami mengedukasi generasi muda guna meningkatkan pemahaman mereka mengenai keuangan, karena nantinya mereka akan meniadi generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Tahun 2018 sendiri, kami telah berhasil memberikan edukasi kepada lebih dari 1.300 orang lewat Kelas Literasi Keuangan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami ingin menjangkau lebih banyak lagi masyarakat, sehingga kami berinovasi ke digital dengan mengedukasi masyarakat secara online lewat Program #DolTCERDAS. Kami sudah meluncurkan video seri #OneMinuteDoltCerdas pertama di YouTube dan lnstagram Home Credit pada tanggal 16 Oktober 2018 lalu.

“Selain mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan literasi keuangan, kami juga ingin generasi muda bisa mencapai masa depan yang lebih baik dengan mengelola bisnis yang bermanfaat atau setidaknya memiliki keuangan yang sehat,” jelas Andy.

Pada diskusi kali ini, Andy memaparkan bahwa Home Credit telah menyiapkan 12 video seri #OneMinuteDoltCerdas yang akan diposting di media sosial Home Credit hingga tahun 2019 nanti, untuk menjangkau lebih luas lagi pemahaman literasi keuangan di Indonesia. Selain itu, dari Kelas Literasi Keuangan yang dilakukan di sepanjang tahun 2018, 80% generasi muda dari berbagai komunitas sangat antusias sekali mengetahui bagaimana cara mudah menghemat uang, bagaimana menyimpan dana darurat, penggunaan dana darurat yang ideal, bagaimana memulai bisnis dan menjadi wirausaha serta bagaimana mengatasi masalah finansial di era digital.

Pendiri Kepiting Nyinyir, Rachman Abdul Rachim, yang turut hadir dalam acara ini mengungkapkan antusiasmenya terhadap inisiasi Program Literasi Keuangan #DolTCERDAS Home Credit. Saya sangat mengapresiasi pencapaian Home Credit dalam mengedukasi masyarakat di Indonesia, terutama generasi muda.

“Menurut saya memang penting bagi generasi milenial untuk mulai mengelola keuangan dengan menjalankan bisnis yang bermanfaat. Apalagi di zaman yang serba digital, kita dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk melakukan promosi dari bisnis yang kita jalankan melalui media digital. Apalagi dengan pemanfaatan media digital, akan membantu mendukung kemajuan bisnis kita ke depannya dan tentunya memberikan penghasilan yang menjanjikan,” pungkasnya.

Sementara itu Financial lnfluencer, Amiyandra menambahkan, Budaya konsumtif yang kerap dijalankan oleh generasi milenial, harus diimbangi dengan perencanaan keuangan yang tepat agar memberikan dampak positif. Menabung saja mungkin memang tidak memberikan dampak yang signifikan. Untuk itu manajemen keuangan yang terencana dan memulai menjalankan bisnis, bisa membantu milenial mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, “tidak ada salahnya meminjam modal kepada institusi keuangan dalam memulai bisnis. Asalkan, kita juga memahami hak dan kewajiban sebagai peminjam, agar keuangan kita tetap sehat. Untuk itu, lewat Program Literasi Keuangan yang dijalankan Home Credit diharapkan dapat lebih meningkatkan pemahaman keuangan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Home Credit Indonesia akan terus melanjutkan Program Literasi Keuangan di tahun 2019. Saat ini sudah 4 video seri #OneMinuteDoltCerdas yang diposting di media sosial Home Credit dengan total reach 10.560 dan disukai oleh 420 orang di lnstagram dan 431 di Youtube. Sejak pertengahan tahun 2018, sudah diposting sebanyak 15 konten Literasi Keuangan #DolTCERDAS di media sosial dan menghasilkan lebih dari 2-400 viewers. (Elwan)


Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here