Jakarta.- Terlalu memaksakan kehendaknya Ketua DPD l Golkar Maluku Ramli Umasugi dinilai gagal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Berkaitan dengan hasil Pilkada serentak tahun 2020 yang baru seslesai dilaksanakan kemarin, lebih khususnya pada Pilkada di 4 Kabupaten Provinsi Maluku. Calon yang diusung oleh partai Golkar mengalami kekalahan yang sangat memperhatinkan dari 4 Kabupaten yang diusung tersebut oleh partai Golkar hanya 1 (satu) calon yang menang pada pertarungan tersebut. calon yang menang di pertarungan itupun incumbent Bupati di Kabupaten Seram Bagian Timur, sedangkan tiga Kabupaten lainnya kalah pada Pilkada tersebut.

Hal ini menjadi sebuah catatan pristiwa sejarah kekalahan Golkar di Provinsi Maluku dalam kurung waktu 30 tahun terakhir. Ini disebabkan lemahnya konsolidasi partai, dengan tidak melibatkan instrumen partai seperti ormas, sayap serta senior di partai Golkar Maluku.

Himpunan Mahasiswa Buru (HMB) Jakarta. juga menyikapi momentum pemilihan Gubernur pada tahun 2019 lalu Ramli Umasugi saat itu menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Buru sekaligus Bupati Buru. Namun kemudian pada saat itu Golkar kalah telak oleh rival abadinya di Maluku yaitu PDIP. Dilihat dari kalahnya kandidat yang diusung Partai Golkar pada Pilgub 2019. Artinya ini menunjukkan ketidakseriusannya Ramli Umasugi sebagai kader partai yang mengutamakan kepentingan partai di Maluku kedepan.

Di depan DPP Partai Golkar koordinator aksi HMB Enal Bupolo menyampaikan, “baru-baru ini lagi kegagalan Ketua DPD I Golkar Provinsi Maluku Ramli I Umasugi. Dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin terlalu memaksakan kehendaknya dalam momentum Musda-Musda DPD II Golkar Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Maluku. Seringkali terjadi kericuhan-kericuhan lantaran Musda tersebut keluar dari konstitusi partai. Kemudian hasil Musda tersebut seringkali diangkat ke Mahkamah Partai,” tutur Enal di Depan DPP Partai Golkar, Senin (31/5/2021).

Enal Bupolo juga menyampaikan contoh yang paling buruk pada saat Musda Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Tanimbar, Buru Selatan dan Kota Ambon. sampai saat ini kasusnya masih di angkat ke Mahkamah Partai.

Kemudian Enal juga menekan keras kepada DPP Partai Golkar dalam hal ini Hakim Mahkamah Partai agar lebih serius menanggapi persoalan yang terjadi di Golkar Maluku sampai-sampai sesama kader saling menggugat. Jangan sampai di Mahkamah Partai terjadi indikasi transaksional yang kemudian merusak citra serta martabat Partai Golkar di Maluku kedepan.

Dengan adanya agenda aksi ini Himpunan Mahasiswa Buru (HMB) Jakarta. Yang di koordinatori oleh Enal Bupolo menyikapi hal ini memberikan surat terbuka kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sekaligus melakukan aksi unjuk rasa di depan DPP Partai Golkar dengan tuntutan.

“HMB Jakarta meminta Ketua Umum DPP Partai Golkar Bapak Airlangga Hartarto¬† segera copot Ramli Umasugi dari Ketua DPD I Golkar Maluku dan pecat sebagai kader Golkar,” tuntutnya

Selain itu HMB Jakarta juga meminta DPP Partai Golkar segera turunkan pelaksana tugas DPD I Golkar Maluku demi Perubahan dan kemajuan partai kedepan.