Hilangnya Mobil Siaga, Kades Megu Gede Harus Bertanggungjawab

0
207

INAPOS, CIREBON,- . Dana desa ( DD ) yang sudah di gelontorkan oleh pemerintah pusat untuk pembangunan dan pembelian mobil siaga, oleh pemerintah daerah harus di jaga sebagai aset negara.

Namun sangat di sayangkan mobil siaga di Desa Megu Gede, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon raib di curi maling pada Minggu (3/1/2021) pagi sekira pukul 04:54. Dan lebih parah lagi, hilangnya mobil ini diketahui setelah satu minggu kemudian tepatnya pada Sabtu (9/01/2021).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun hilangnya mobil siaga ini terdapat beberapa kejanggalan.

Salah seorang warga Desa Weru yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa sangat disayangkan kehilangan mobil tersebut diketahui seminggu kemudian.

“Jelas sudah tau mobil siaga itu tidak ada di tempat atau di kantor desa harusnya tanyakan dong kepada supir yang di percaya. Kemana mobil siaga, ini malah didiamkan setelah satu minggu lamanya baru ribut. Jelas Kuwu (Kades) teledor tidak bisa menjaga aset negara yang notabenenya mobil siaga untuk kepentingan warga khususnya Desa Megu Gede,” papar warga ini.

Masih menurut warga ini, BPD Megu Gede harusnya ikut mempertanyakan persoalan ini. “BPD punya hak menutut kuwu kalau kinerjanya kurang beres dan kuwu bisa di tindak tegas dan warga bisa menutut kuwu harus bertanggung jawab dan bisa melaporkan kejadian ini kepihak Inspektorat, Bupati, DPMPD, Polres bahkan Kejaksaan karena sudah lalai atau teledor,” tekan warga ini keras.

Kusmin, Ketua LSM Agami menyikapi hal ini menyampaikan bahwa Kuwu harus bertanggung jawab dan harus mengganti raibnya mobil siaga yang hilang. “Tapi kalau tidak mau ganti, ya harus di proses secara hukum. Karena ini pembelian mobil siaga dari uang negara. Muspida dari lembaga Kepolisian, Kejaksaan, Inspektorat, dinas terkait harus mengusut tuntas raibnya mobil siaga yang ada di Desa Megu Gede. Jelas mobil siaga hilang dan baru diketahui setelah seminggu kemudian, inikan jadi pertanyaan dan dugaan bisa aja ada kerja sama antara sopir dan kuwu sendiri karena yang memegang kunci mobil mereka berdua, jelas ini sudah pidana secara hukum , bisa unsur kesengajaan atau kelalaian, kami akan kawal kasus raibnya mobil siaga desa megu gede kecamatan weru kabupaten Cirebon,” tutup Kusmin, Selasa (26/01/2021). (Andri gondrong).