Harga Tabung Oksigen Melonjak, Penipuan di Medsos Mulai Bermunculan

0
54

SEMARANG, – Meningkatnya permintaan tabung oksigen di masa pandemi Covid-19 semakin meningkat. Tidak heran saat ini harga tabung oksigen baru dipasaran melonjak tinggi. Selain adanya lonjakan harga juga menimbulkan upaya penipuan dengan adanya permintaan tinggi atas tabung oksigen dengan harga jual yang murah.

Inapos coba menelusuri di media sosial terbesar Facebook, ditemukan sebuah akun bernama “Eka_Oksigen” dimana akun tersebut menawarkan penjualan tabung oksigen dengan berbagai macam ukuran.

Dari ukuran 1 m3 dengan harga 650 ribu rupiah, ukuran 1,5 m3 harga satu juta rupiah, dan ukuran 2 m3 satu juta lima ratus ribu rupiah. Akun tersebut juga memberikan nomor seluler (WA) 082128374255.

Redaksi pun mencoba menelpon ke nomor tersebut untuk menanyakan harga dan dimana alamat toko dan bagaimana cara pembeliannya, apakah bisa diantar atau diambil di toko.

Dari percakapan melalui WA nomor tersebut, radaksi diminta untuk melakukan pembayaran langsung melalui transfer tidak bisa COD (bayar di tempat pengiriman). Toko penjual oksigen dengan nama Eka Okaigen tersebut pun ditemukan di alamat, Jl. Kinibalu I, Tandang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Toko Eka Oksigen

Redaksi pun langsung melakukan investigasi ke lokasi toko Eka Oksigen di jalan Kinibalu. Sesampainya disana, kami disambut oleh pemilik langsung yakni Eka.

Setelah dilakukan percakapan ternyata Eka mengatakan harga tabung oksigen baru ukuran 1 m3 saat ini adalah Rp. 5,2 juta pertabung lengkap dengan instalasinya.

“Harga satu tabung ukuran 1 m3 saat sekarang 5,2 juta mas, lengkap dengan instalasinya selang dan regulator. Kalau tabung baru dan isinya saja harganya 4,5 juta,” ujar Eka kepada inapos di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (25/7/2021).

Inapos pun menanyakan adanya iklan di medsos Facebook, bahwa harga tabung oksigen baru berbeda dengan harga yang dijual oleh Eka di tokonya.

“Iya mas, itu hoax! itu bukan iklan milik saya. Jadi jangan dipercaya. Pernah juga saya dapatkan pelanggan menanyakan hal yang sama. Itu di Facebook nomor telponnya juga beda dengan nomor saya yang ada di spanduk,” ujarnya.

Ditanya kenapa tidak mau melaporkan ke pihak berwajib, Eka mengatakan tidak mau karena akan merepotkan dirinya sendiri.

“Ndak saya laporkan mas, karena takut nanti saya yang jadi repot sendiri. Saya hanya melayani pelanggan yang datang langsung saja,” tuturnya.

Dalam kesempatan terpisah Inapos meminta keterangan dari Jubir (Juru bicara) Menkes RI, Siti Nadia Tarmizi, terkait adanya harga jual eceran tabung oksigen ukuran 1 m3 yang dijual ke masyarakat Kota Semarang dengan harga 5,2 juta rupiah.

“Saya tidak bisa komentar untuk hal ini,” ungkap Siti Nadia melalui selulernya, Minggu (25/7/202).

Diketahui bahwa pemerintah saat ini memberikan patokan harga eceran tabung oksigen ukuran 1 m3 kisaran Rp 785.000 – Rp 2.800.000, ukuran 1,5 m3 berkisar 2 juta -3,5 juta rupiah dan ukuran 2 m3 kisaran 2 juta – 5,5 juta rupiah.

Dari kejadian ini, masyarakat harus lebih berhati-hati lagi. Dimasa pandemi ini masih ada sekelompok orng yang memnfaatkan keadaan dengan cara tidak baik. Teliti dan waspada dalam melakukan transaksi baik online maupun offline. Juga diharapkan pihak berwajib dan yang berwenang untuk dapat melakukan pengawasan kepada para pengecer tabung oksigen agar dapat ditindak bila ada indikasi penipuan. (Er/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here