Bupati Kuningan Acep Purnama saat menghadiri Milangkala Desa Maniskidul Ke-237 Tahun yang di isi dengan Doa Bersama dan Babarit.

KUNINGAN.- Babarit merupakan momentum untuk bersyukur atas segala karunia yang diberikan Allah SWT berupa hasil bumi. Babarit juga syarat akan pesan moral kehidupan bagi manusia.

Demikian disampaikan Bupati Kuningan Acep Purnama saat menghadiri Milangkala Desa Maniskidul Ke-237 Tahun yang di isi dengan Doa Bersama dan Babarit, Senin (5/9/22).

”Dengan berkumpul dan bersilaturahmi, sama artinya menjaga Ukhuwah Islamiyah, dan mengakui bahwa kehidupan ini ada yang mengatur, yaitu Allah SWT,” ujarnya.

Bupati Kuningan H. Acep Purnama mengatakan, Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke. Kalimat ini merupakan Bahasa Sunda Kuno yang berarti ada dahulu ada sekarang, tak ada dahulu tak ada pula sekarang. Kegiatan milangkala ini merupakan bagian  bagaimana kita mengingat para karuhun.

“Bagaimanapun semua ini tak lepas ada peran mereka. Dalam kesempatan ini, bahkan kapanpun untuk mendoakan leluhur. Semoga arwahnya diterima dan dimasukkan dalam surga-Nya,” katanya.

Bupati Acep menyampaikan terima kasih kepada para sepuh, pemerintah desa, generasi muda dan masyarakat yang  masih menjaga nilai-nilai budaya dan tradisi sebagai kekayaan kearifan lokal.

Diungkapkan Bupati Acep, Babarit sebagai warisan nenek moyang, juga merupakan bentuk kearifan lokal yang harus dilestarikan. Karena pesan moral yang terkandung didalamnya ialah tentang menghargai sesama, toleransi, serta menjaga silaturahmi.

“Mudah-mudahan, pesta rakyat Babarit ini ini terus bisa dilakukan dan juga bisa membawa manfaat bagi masyarakat. Karena kita meyakini, bahwa budaya adalah identitas dari sebuah bangsa,” ucapnya.

Selanjutnya Bupati juga meminta, agar kekompakan warga terus dipertahankan, karena membangun daerah tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi dibutuhkan andil masyarakat.

“Semoga semangat kebersamaan dan gotong royong yang sudah terjalin, dapat menjadikan Kabupaten Kuningan lebih maju dan masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat beserta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Jalaksana, Kepala Desa Maniskidul beserta jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat. (Kris)