Hadapi Nataru, Astra Infra tol Cipali Siap Berikan Pelayanan Terbaik

0
209
SUBANG.- Menghadapi libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2019 PT Lintas Marga Sedaya selaku pengelola Ruas Tol Cikopo-Palimanan yang kini memilki brand name ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan (ASTRA Infra tol Cipali) siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan. Baik peningkatan pelayanan operasional, infrastruktur maupun pendukung transaksi, maupun kondisi jalan hingga pelayanan keamanan 24 jam.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Operasi PT Lintas Marga Sedaya Agung Prasetyo kepada inapos.com, Kamis (12/12/19).
“Kondisi jalur dan marka jalan Ruas Tol Cikopo-Palimanan semuanya dalam kondisi baik. Dapat kami pastikan semua jalur tetap bisa dilalui dengan lancar, aman dan nyaman,” ungkap Agung.
Dijelaskan Agung, jika pada libur Natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru) ini arus lalu lintas diprediksi mengalami peningkatan, namun tidak begitu signifikan jika dibandingkan lonjakan kendaraan pada libur Lebaran. Adapun lalu lintas harian rata-rata di Tol Cikopo-Palimanan Merak pada libur kali ini diprediksi mencapai 85 ribuan kendaraan per hari atau naik 9.6% dibanding libur Natal dan Tahun Baru pada tahun sebelumnya.
“Puncak arus lalu lintas libur Natal akan terjadi pada 21 Desember 2019. Sedangkan puncak arus balik diprediksi pada tanggal 1 Januari 2019,” jelasnya.
Agung menambahkan, kelancaran saat liburan ini juga di dukung Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan  yang mengeluarkan peraturan Direktur Jendral Perhubungan Darat Tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Pembatasan Pengoperasian Mobil Barang pada Masa Angkutan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020.
“Pembatasan operasional bagi kendaraan barang ini berlaku pada periode Natal 2019, mulai tanggal 20-21 Desember 2019, dilanjutkan pada tanggal 25 Desember 2019 serta periode Libur Tahun Baru 2020, mulai 31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020,” paparnya.
Meski demikian, lanjut Agung, ASTRA Infra tol Cipali juga tetap mengantisipasi jika terjadi lonjakan kendaraan dengan menyiapkan manajemen lalu lintas.
“Manajemen lalu lintas tersebut bersifat situasional, karena lonjakan arus kendaraan pada libur panjang kali ini diprediksi tidak terlalu signifikan,” pungkasnya. (Kris)