GMBI : KPK harus segera panggil PT. Hyundai dan PT. CEPR

0
256

INAPOS, KABUPATEN CIREBON,- Dukungan dan permintaan pengusutan sampai tuntas dugaan suap dari swasta maupun suap untuk mendapat jabatan terhadap mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra terus datang dari banyak kalangan.

Hal tersebut datang pula dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Cirebon yang dilontarkan oleh Maman Kurtubi sebagai Pimpinan GMBI Distrik Cirebon.

“Harapan kami adalah bahwa KPK sesegera mungkin memanggil pihak swasta dalam hal ini PT.HYUNDAI dan PT.CEPR untuk diproses lebih lanjut dalam dugaan suap kepada mantan bupati cirebon untuk meloloskan perijinan PLTU 2 yg tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” jawab Maman, Kamis (26/09/2019)1 melalui pesan Whatsapp ketika diminta tanggapannya terhadap dugaan suap PT. Hyundai Engineering & Construction Co Ltd kepada Sunjaya.

Selain itu, Maman mendukung pula KPK usut dugaan TPPU.

“Bahwa kami juga mendukung KPK untuk mengusut tuntas terkait dugaan suap menyuap dan TPPU yang dilakukan mantan Bupati Cirebon yang salah satunya diduga mengalir ke DPRD Kabupaten Cirebon untuk meloloskan ketok palu Revisi Perda RTRW Kabupaten Cirebon Tahun 2018 – 2038,” tambahnya.

Masih menurut Maman, KPK jangan tebang pilih.

“Kami juga meminta kepada KPK untuk tidak tebang pilih dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yg terjadi di Kabupaten Cirebon. Siapapun yang terlibat baik pihak pemerintah maupun swasta semuanya harus diproses sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya. (Cep’s)


Komentar Anda?