Rabu, Juni 19, 2024

Geram Atas Cuitan Nikita, Pengusaha Muda Melaporkannya

Date:

Share post:

Inapos, Jakarta.- Artis Nikita Mirzani kembali dilaporkan oleh Ketua Umum Pengusaha Indonesia Muda (PIM) Sam Aliano, dengan mendatangi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk melaporkan aktris Nikita Mirzani terkait pernyataannya di Twitter beberapa waktu lalu. Menurut Sam pernyataan Nikita adalah ujaran kebencian terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

“Kami datang ke sini untuk melaporkan Nikita atas screen capture terkait ujaran kebencian terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo,” ujar Sam seusai membuat laporan di kantor KPI, Petojo, Jakarta Pusat, Jumat (06/10/17).

Pada laporan ini, lanjut Sam, kami mendesak KPI untuk mencekal Nikita dan siapapun yang menyebabkan ujaran kebencian terhadap Jenderal Gatot.

Apa yang terjadi dalam beberapa hari lalu, bahwa pernyataan yang dilakukan oleh Nikita Mirzani penyebab ujaran kebencian terhadap kepala tentara TNI yaitu Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo lewat akun Twitternya,” ungkap Sam.

Sam mengaku laporannya telah diterima dengan baik oleh KPI. Seperti yang diketahui sebelumnya, screen capture akun Twitter yang sama persis dengan nama akun Nikita sempat beredar di dunia maya dengan tulisan yang membawa nama Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Screen capture akun Twitter yang kini telah hilang tersebut menyatakan bahwa, ‘film G30S PKI kurang seru dan lebih seru jika Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dimasukkan ke lubang buaya.

Karena screen capture tersebut Nikita sempat dilaporkan ke pihak Kepolisian oleh koalisi advokat di Sumatera Selatan.

Artis Nikita Mirzani tak henti-hentinya membuat sensasi dengan pernyataan kontroversi di media sosial melalui akun Twitter miliknya. Pernyataan tersebut bernada penyebaran kebencian (hate speech) terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat pemutaran kembali film G30S PKI.

Atas pernyataannya tersebut, Nikita dilaporkan oleh Ketua Umum Pengusaha Indonesia Muda (PIM), Sam Aliano ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Dalam laporannya Sam didampingi oleh Ketua II PIM Riza Villano dan juga Sekjen PIM.

Dalam kesempatan tersebut, Sam mengatakan pernyataan Nikita adalah ujaran kebencian terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Pada laporan ini, lanjut Sam, kami mendesak KPI untuk mencekal Nikita dan siapapun yang menyebabkan ujaran kebencian terhadap Jenderal Gatot.

Sam mengaku laporannya telah diterima dengan baik oleh KPI. Sam berharap hal ini bisa menjadi pembelajaran pada siapa saja terutama publik figur, agar jangan membuat statemen ujaran kebencian.

“Semoga setelah ini tidak ada lagi orang yang menyebarkan kebencian kepada siapa pun demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini,” terangnya.

Kami kecewa, kami tidak menerima dan sangat keterlaluan apa yang terjadi atas akun Twiter Nikita Mirzani,” tutup Sam. (Elwan)

spot_img

Related articles

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Metro Jaya Gelar Olahraga Bersama Forkopimda

JAKARTA.- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, S.I.K. pimpin Upacara Pembukaan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024...

Pertamina RU VI Balongan Tebar 132 Hewan Kurban, Bantu Masyarakat Sekitar Merayakan Iduladha

BALONGAN.- Dalam rangka merayakan Idul Adha 1445 H, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan kembali...

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat

JAKARTA.- Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sindikat pengedar uang palsu dengan barang bukti senilai Rp 22 miliar di...

Rutan Cirebon Rayakan Iduladha 1445 H dengan Berbagai Kegiatan dan Pembagian Daging Kurban

KOTA CIREBON.- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cirebon melaksanakan perayaan Idul Adha 1445 H pada 10 Zulhijah...