Geprindo : Jokowi Bagi-bagi Sembako, Kemana Bawaslu

0
438

Inapos, Jakarta.- Pada Selasa (10/04/18) lalu, Bawaslu pernah menyampaikan agar Jokowi menghentikan kegiatan bagi-bagi sembako ke daerah-daerah karena mengarah pada kampanye. Presiden Gerakan Pribumi Indonesia menyatakan, bukan berhenti, Jokowi malah melanjutkan kegiatan tersebut. Malam ini (02/06/18) kegiatan itu kami dapati dikawasan Jakarta Utara, salah satunya RW 04 Kel. Ancol Kec. Pademangan, Jakarta Uatara.

“Tindakan tidak terpuji tersebut semakin membuktikan kepanikan luar biasa dari Istana menghadapi Pilpres. Bayang-bayang kekalahan semakin nyata sehingga teguran Bawaslu pun diabaikan. Tindakan yang tentunya menciderai semangat demokrasi sekaligus sangat memalukan, karena dilakukan oleh pemimpin yang mengkampanyekan Revolusi Mental.

Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) mengecam pembagian sembako dengan embel-embel Istana. Jokowi harusnya malu karena pembagian sembako menunjukkan kegagalannya dalam mengatasi kemiskinan. Jokowi sebaiknya menggunakan cara jujur dalam berkompetisi, fokus saja menepati janji-janjinya dimasa lalu. Jika merasa gagal dan tidak bakal dipilih lagi sebaiknya Jokowi mundur, tak perlu menyuap rakyat dengan sembako. Pembagian sembako oleh Jokowi mengingatkan kita pada Cagub DKI Ahok pada putaran kedua pilkada DKI Jakarta. Saat itu Ahok juga membagikan sembako agar dipilih dalam pilkada DKI Jakarta, faktanya Ahok malah kalah,” tegas Bacaleg DKI.

Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) mendesak Bawaslu dan jajaran seperti Panwas agar menghentikan kegiatan yang cenderung mencuri start kampanye. Ia berpendapat, “Bawaslu dan jajarannya harus ada tindakan tegas siapapun pelakunya harus diberi sanksi. Indonesia adalah negara hukum, semua sama dihadapan hukum walaupun sering beda dihadapan hakim,” pungkasnya. (Elwan)