0 2 min 6 tahun

TERNATE, – “Pola pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Maluku Utara tidak akan berubah, meski saya di gantikan dengan Brigjen (Pol) M.Noufal Yahya,” ungkap Kapolda Malut Achmad Juri kepada wartawan di Royal Resto, Senin (9/4/2018).

Menurutnya, pola pengamanan yang dilakukan Polda Malut sejauh ini tersusun efektif dan efisien. Bila mana dirubah, maka tergantung situasi dan kondisi keamanan pilkada Malut.

“ Saya kira tidak berubah, karena kita sudah membuat pola sedemikian rupa melalui tahapan, jadi semua itu tergantung perkembangan dan situasi,” tuturnya.

Menjelang beberapa hari kedepan tongkat jabatan Kapolda Malut berganti dengan Brigjen (Pol) M. Noufal Yahya itu sesuai instruksi Kapolri melalui Surat Telegram bernomor ST/964/IV/KEP/2018 tanggal 8 April 2018. Brigjen (Pol) Achmad Jury mengaku, akan memaparkan sejumlah pekerjaan yang belum dituntaskannya selama 9 bulan bertugas di Polda Malut saat acara serah terima jabatan Kapolda baru nantinya.

Dirinya berharap penggantinya Brigjen (Pol) M.Noufal Yahya dapat bekerja sesuai harapan masyarakat Malut. ” Kita mengerjakan sesuatu pasti ada finisingnya atau closing statemen guna melihat kembali pekerjaan yang belum selesai dan mengatur penyempurnaan pekerjaan yang telah di tetapkan kedepan,” ujar Ahcmad.

” Seperti yang saya sampaikan siapapun kapoldanya harus menciptakan rasa nyaman, tentram, dan damai bagi masyarakat Malut. Karena perkembangan keamanan yang ada sekarang terus meningkat secara kualitatif sehingga harus diperthankan,” tutup Achmad. (Red)