Festival Agribisnis Jembatani Petani Dengan Pelaku Pasar

0
195

INAPOS, BALI,- Pelaksanaan Festival Agribisnis oleh Dinas Pertanian Bali dinilai sangat positif dalam upaya membantu petani meningkatkan produksinya termasuk pemasarannya.

“Dengan adanya festival ini, kami dari Aspehorti sebagai partner Dinas Pertanian bisa bersama-sama dengan petani dan pelaku pasar untuk saling membantu dan memecahkan kendala yang dihadapi,” ujar Ketua Umum Aspehorti (Asosiasi Pelaku Usaha Hortikultura) Bali Ir. I Wayan Sugiarta saat ditemui, Minggu (17/9) di sela- sela Festival Pertanian di Renon.

Dikatakan Sugiarta, Aspehorti sebagai parner Dinas Pertanian menghimpun kebersamaan dalam stand Aspehorti dan mendukung program pemerintah.

“Kami berusaha menjembatani kepentingan petani dengan pasar dalam hal ini pariwisata. Kami bahkan sudah mengadakan MoU antara petani dengan Aspehorti dan selanjunya antara Aspehorti dengan pelaku pasar (hotel),” jelas Sugiarta. Sehingga kami bisa membantu petani. Sebab selama ini kendala yang dihadapi adalah minumnya informasi pasar.

Dikatakan Sugiarta setelah hadirnya Aspehorti kendala yang dihadapi dapat dicarikan solusinya. “Kalau sebelumnya anggota kami hanya 80, kini sudah 120. Bahkan dengan keanggotaan yang banyak itu sudah ribuan petani dibina dan diberikan informasi pasar terkait produk dan kebutuhan pasar,” tambah Sugiarta.

Sementara salah satu pelaku bisnis padi organik, Ir. Ida Bagus Gede Arsana mengatakan beras organiki saat ini semakin banyak diminati. Bahkan pihaknya secara rutin memasarkan beras organik ke Jakarta, Bandung dan Bogor selain Bali. “Permintaan beras organik sangat tinggi, tiap bulan kami kirim 5-7 ton dan ini masih kurang karena permintaan terus meningkat,” jelas Dirut PT Bali Sri Organik yang menerapkan metode SRI (System of Rice Intensification) dalam penanam padi. Dengan sistem itu Arsana yang mantan Dirut Bank Saudara ini mampu menghasilkan tiga jenis beras yakni beras putih, merah dan hitam yang berkualitas tinggi. Dalam festival kali ini selain ditampilkan produk buah-buahan, sayuran juga aneka bunga. Festival Agribisnis 2017 ini sudah ketiga kali diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Bali yang mengangkat tema “Awali hari ceria dengan konsumsi produk pertanian lokal”.

Pameran diikuti 60 peserta dari 9 kabupaten dan Kota Denpasar yang diselenggarakan dari tanggal 15-19 September 2017. Pada festival ini selain dimeriahkan bondres, music juga dilaksanakan undian dengan hadiah utama mobil. Menurut panitia, pengunjung festival tahun ini 2 x lipat dari tahun sebelumnya. (hd)


Komentar Anda?