Ferdinand : Survei Denny JA Tidak Menarik

0
393

JAKARTA,- Terkait adanya survei yang menyatakan bahwa kasus Ratna Sarumpaet menggerus elektabilitas Prabowo, mendapat bantahan dari politisi partai Demokrat Ferdinand Hutahean.

Menurut Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum parta Demokrat ini, survei Denny JA ini menjadi tidak menarik untuk dianalisis.

“Denny JA ini terlihat menjadi lembaga survei yang agak partisan dan kehilangan kepercayaan menurutku,” tulis Ferdinand di pesan Whatsapp pada Selasa (23/10/2018).

Namun Ferdinand menambahkan pula bahwa dirinya memaklumi karena Denny berpropesi di dunia survei.

“Tapi biarlah, tidak apa apa, apalagi profesinya memang di survei, cari makannya dari survei, jadi sah saja bila lembaganya diarahkan lebih partisan. Tapi mudah – mudahan tidak,” ujar pria yang mencalonkan menjadi Legislatif Dapil Jabar V ini.

Ia melanjutkan ” Kami merasa bahwa efek Ratna Sarumpaet memang tentu ada, apalagi ada upaya dari beberapa pihak yang terkesan memaksakan bahwa ini kebohongan sistematis tim Prabowo-Sandi, padahal bukan dan tim Prabowo – Sandi menjadi korban atas kebohongan Ratna. Namun demikian, efek tersebut tidak lama dan hanya sebentar karena isu kemudian cepat berganti,” lanjutnya.

Ferdinand merasa justru sekarang publik lebih ingin memgetahui tentang divestasi Freeport, Esemka dan Meikarta yang pada awalnya terkesan dikomunikasikan pemerintah sudah beres dan tidak ada masalah.

“Isu ini justru membawa Jokowi – Maruf sekarang kedalam atmosfir pertanyaan publik dan dugaan bahwa ini penuh kebohongan. Jadi kami tidak merasa terganggu dengan isu Ratna. Kalau bisa, Demny JA bikin survei juga tentang apakah rakyat masih akan memilih Jokowi bila ternyata divestasi Freeport dan Esemka mengandung kebohongan? Kita tunggu LSI Denny JA melakukan survei tentang itu. Buktikan diri tidak partisan,” tutupnya. (Cep’s)