KOTA CIREBON.- Peran perempuan di industri ekonomi kreatif perlu diperkuat melalui inovasi dan kreativitas sehingga memiliki daya saing tinggi dan mampu bertahan menghadapi persaingan global yang terjadi saat ini.

Hal ini terungkap pada diskusi yang dilakukan Fatayat NU Kota Cirebon bersama Anggota DPR Provinsi Jabar Hj. Yuningsih, MM dengan mengambil tema “Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif” yang bertempat di TPQ Al Muqorobin, Jl. Cangkring Kec. Kejaksan, Kota Cirebon, Minggu (4/10/20).

Anggota DPRD Provinsi Jabar Hj. Yuningsih, MM dalam pemaparannya mengatakan, ekonomi kreatif itu penting bagi perempuan, dengan melihat perkembangan perempuan harus bisa sejajar dengan lelaki diberbagai sektor.

“Perempuan harus mampu berkontribusi bagi perekonomian bangsa,” ucapnya.

Masih kata dia, peranan perempuan harus terus dioptimalkan baik kualitas maupun kuantitas sehingga perempuan diperhitungkan dalam perekonomian di Indonesia dari berbagai sektor.

“Kembangkan sesuai potensi yang ada
dengan cara mengetahui dan bisa mengembangkan sesuai dengan kredibilitasnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Fatayat NU Kota Cirebon Tuti Alawiyah, S.Sos. I, M.Pd.I mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kader Fatayat NU untuk bisa mengembangkan ekonomi kreatif sesuai dengan program yang ada di Fatayat NU Kota Cirebon.

“Kader Fatayat NU harus maju dan mandiri untuk bisa berkontribusi terhadap perekonomian,” katanya.

Dalam waktu dekat, sambung dia, Fatayat NU Kota Cirebon akan melaunching usaha pertanian modern yakni budidaya jahe merah polibag.

“Kami minta semua pihak untuk mendukung dan bekerjasama mensukseskan program yang baik ini,” pungkasnya. (Kris)