Eksklusif.! Ketua DPRD Bungo Menyikapi Video Viral SPPD dan Mogok Kerja

1
1162

Bungo – Ketua DPRD Bungo Jumari Ari Wardoyo menyikapi terkait viralnya video yang dibuat oleh sejumlah anggotanya. Video tersebut kini menjadi viral dimana-mana hingga tersiar ke media nasional.

Hiruk pikuk terkait viralnya pernyataan sejumlah anggota DPRD Bungo mengundang beragam komentar dari warganet terutama masyarakat Kabupaten Bungo.

Berikut pernyataan dari Ketua DPRD Bungo dalam konferensi pers dikediaman rumah dinasnya, Rabu (11/8/2021) malam.

Jumari menegaskan bahwa video yang viral tersebut bukanlah video baru melainkan video yang dibuat pada beberapa bulan lalu tepatnya pada Senin 28 Juni 2021, sebelum rapat paripurna Pidato perdana Bupati Bungo pasca dilantik periode ke-2.

Lebih detail, Jumari menjelaskan video ini dibuat setelah dilaksanakannya rapat internal antara anggota DPRD bersama BPKAD Bungo.

*Video Hanya Konsumsi Group WhatsApp DPRD Bungo*

Setelah video dibuat, lalu dikirim ke group WhatsApp DPRD dan hanya menjadi konsumsi internal dewan. Bukan untuk publik apalagi diviralkan.

“Saya sebagai Pimpinan DPRD Bungo sangat menyayangkan bisa terjadi video tersebut keluar rel dari genggaman anggota dewan, dan menjadi konsumsi publik,” ujar Jumari.

*Anggota DPRD Tidak Pernah Mogok Kerja*

Jumari menegaskan yang paling urgen dalam persoalan ini bahwa di video terdapat ancaman tidak akan menghadiri Paripurna jika SPPD tidak segera cair. Meskipun belum cair hingga saat ini, namun anggota Dewan tetap aktif bekerja, paripurna yang digelar selalu memenuhi quorum.

“Seluruh anggota DPRD sampai detik ini masih tetap aktif bekerja sesuai fungsi masing-masing, jika ada kata-kata mogok kerja di video tersebut hanyalah guyonan sesama anggota dan tidak lah untuk konsumsi publik,” tegasnya.

Jumari menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak terutama kepada masyarakat Kabupaten Bungo atas ketidaknyamananannya atas viralnya video tersebut.

(RENA)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here