Selasa, Juni 25, 2024
BerandaHeadlineEdison Lambe : Sekalipun Presiden Tidak Bisa Lakukan Intervensi Kepada Lembaga Peradilan

Edison Lambe : Sekalipun Presiden Tidak Bisa Lakukan Intervensi Kepada Lembaga Peradilan

Inapos, Papua.- Insiden perusakan dan penyerangan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pada Rabu (11/10) lalu. Sejumlah pihak menyesalkan atas terjadinya hal tersebut yang sudah mencoreng demokrasi.

Edison Lambe selaku anggota Senator RI dari Papua menyampaikan, berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa Pemungutan Suara Ulang (PSU) sudah sesuai dengan amanat UU, bahwa itu dilaksanakan oleh pihak penyelenggara dalam hal ini KPU juga Bawaslu ada juga Panwas ditingkatan kabupaten dan Distrik.

“Proses itu kan sudah final dan mengikat dengan keputusan Mahkamah Konstitusi, final itu artinya keputusan MK itu sudah tidak bisa dibawa kemana-mana,” kata Edison kepada Inapos.com melalui telepon, Sabtu (14/10/17).

Proses keadilan itu kan bisa didapatkan dengan peradilan, sedangkan peradilan itu kan kita sudah dapat di MK kalau yang berkaitan dengan Pilkada.

Kalau kali ini kandidat dengan nomor urut 3, pendukung dan simpatisan melakukan pengrusakan dikantor Kemendagri, itu kesalahan fatal yang telah bertindak secara brutal seperti premanisme.

Saya menilai, tambah Edison, “Kemendagri telah melakukan caranya dengan profesional sesuai dengan konstitusi. Sekalipun Presiden atau siapapun tidak bisa lakukan intervensi kepada lembaga peradilan,” tegas anggota DPD RI.

Saya berharap kepada John Tabo, berdasarkan keputusan MK kalah dalam sengketa Pilkada. Maka kita harus kembali pada prinsip demokrasi, prinsip demokrasi itu kan siap kalah dan menang.

“Kalau hari ini kandidat nomor urut 3 mencari keadilan, ya keadilan itu kan sudah ditentukan oleh MK,” jelasnya. (Elwan)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -    

Most Popular

Recent Comments