Dugaan Pungli PTSL di Gebang Mekar, Aktivis : Kami Akan Ambil Langkah Hukum

0
706

KABUPATEN CIREBON.- Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang seharusnya ditujukan untuk memudahkan masyarakat mengurus sertifikat tanah, justru menjadi lahan pungutan liar bagi segelintir oknum. Seperti yang terjadi di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut dikemukakan salah satu Aktivis Sosial Cirebon Timur Satori kepada inapos saat ditemui dibilangan Pangenan, Selasa (29/10/19) malam.
Satori mengatakan, program PTSL di Desa Gebang Mekar mendapatkan 1.150 bidang tanah milik warga yang menjadi sasarannya. Namun dalam perjalanan ada pungutan liar dilakukan oleh oknum panitia PTSL di desa tersebut.
“Kami mendapatkan keluhan dari masyarakat, bahwa program PTSL ini harus membayar 250 – 300 ribu /bidang tanah,” ujar Satori.
Menurut Satori, program PTSL ini seharusnya gratis, setiap penerima hanya diminta membeli materai dan patok tanah yang memang tidak dianggarkan oleh pemerintah.
Ia menambahkan, atas dasar keluhan dari masyarakat tersebut, pihaknya akan mengambil langkah – langkah hukum kepada Panitia PTSL dan Desa Gebang Mekar, karena sudah merugikan masyarakat.
“Kami sudah susun semua administrasinya, satu atau dua hari kedepan kami akan bawa ke ranah hukum,” tegas Satori. (Kris)