Dugaan Pelanggaran Embung Jangkar, Bagaimana Kinerja TP4D

0
121

INAPOS, BANDUNG,- Menyikapi adanya dugaan tindak pidana korupsi pada proyek lanjutan pembangunan Embung Jangkar Indramayu, tentunya ini merupakan fenomena gunung es, bisa dan kemungkinan terjadi di berbagai pekerjaan, dan tentunya bukan hanya satu kontraktor.

Hal ini perlu adanya dorongan kepada peran organisasi masyarakat, lsm, agar lebih peduli dan senantiasa ikut mengawasi jalannya proyek yg di laksanakan untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi.

Kehadiran Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) tentunya patut di pertanyakan, apakah TP4D sudah bekerja ataukah hanya sebagai legitimasi untuk menciptakan korupsi yg lebih rapih.

“Perlu adanya pengawasan dan monitoring jangan sampai TP4D dalam hal ini di bawah seksi inteljen kejaksaan di isi oleh oknum, sebagaimana fakta yg telah terungkap di solo oknum TP4D justru ikut dalam permainan proyek, ini yg jadi permasalahan,” jelas Martono Maulana. SH. MH sebagai Ketua Team Khusus (Teamsus) GNPK RI Jawa Barat krpada Inapos melalui rilis yang disampaikan pada aplikasi Whatsapp, Minggu (15/09/2019).

Masih menurut Martono, kinerja TP4D bagaimana.

“Apakah TP4D sudah bekerja maksimal ataukah hanya sebagai pelangkap atau hanya sebagai tameng, tentunya kita perlu ber husnudzon bahwa mereka tetap bekerja sebagaimana fungsinya, namun jika di lapangan kerap kali di temukan adanya dugaan tindak pidana korupsi, terlebih pekerjaan yg di hasilkan lebih buruk ketimbang sebelum adanya TP4D, maka peran serta media, lsm, dan ormas perlu di maksimalkan agar pelaksanaan uang rakyat yg di gunakan untuk kepentingan rakyat dalam berbagai bidang berjalan sebagaimana harapan, untuk itu saya selaku aktivis anti korupsi GNPK-RI ber terima kasih kepada media, lsm, ormas, dan masyarakat yg berani membongkar atas dugaan tindak pidana korupsi tersebut, mari bergandengan tangan untuk Indonesia lebih baik, dan bilamana ada oknum penegak hukum dalam hal ini TP4D yg bermain bahkan menjadikan ajang korupsi berjamaah kita bongkar dan publikasikan,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi tentang dugaan pelanggaran pada pembangunan Embung Jangkar.

Editor dan Wartawan : Cecep S


Komentar Anda?