Dugaan Korupsi BBWS Cimancis Redup, Racak Siap Turun Kejalan

0
569

KABUPATEN CIREBON,- Banyaknya laporan dugaan korupsi di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung (BBWSCimancis) yang menguap tidak jelas kelanjutannya, membuat salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) di kabupaten Cirebon angakat bicara.

LSM Racak, salah satu LSM yang konsen terhadap kinerja aparatur pemerintah yang berhubungan dengan dugaan-dugaan penyalahgunaan wewenang dan anggaran, siap turun kejalan untuk menyuarakan tuntutannya jika para penegak hukum mandul.

“Kami memang sudah lama memantau kinerja BBWSCimancis. Banyak pula kami mendengar bahwa pekerjaan-pekerjaan yang menjadi tanggungjawab mereka sangat tidak becus, serta terindikasi korupsi dan dilaporkan ke aparat penegak hukum namun entah sampai dimana penanganannya. Laporan-laporan tersebut seolah-olah menguap,” papar Ade Riyaman selaku Ketua Umum Racak kepada Inapos, Senin (15/10/2018).

Ade melanjutkan, yang terbaru, dirinya mendapat kabar bahwa pekerjaan Proyek Pembangunan Tanggul Banjir & Pelindung Tebing desa Cilengkrang, kecamatan Pasaleman, kabupaten Cirebon yang dikelola oleh BBWSCimanCis tahun anggaran 2017 senilai Rp.4.322.039.000,- telah dilaporkan tapi tidak jelas bagaimana.

“Kami mendapat informasi bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumber ditegur oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) karena mereka (Kejari-red) kurang koordinasi dengan Kejati. Kami masih mencari kebenaran informasi tersebut. Kami masih terus mencari data-data terkait proyek yang di Cilengkrang tersebut dan jika sudah terkumpul informasinya, maka kami akan turun kejalan,” tegasnya pula.

Menyikapi adanya teguran Kejati Jabar kepada Kejari Sumber, Inapos mencoba menggali informasi kepada Kasie Intel Kejari Sumber, Raka melalui pesan Whatsappnya, Selasa (9/10/2018).

Ketika ditanyakan terkait surat dari Kejati Jabar dengan No Surat : R.259/0.2.3/Dek.3/02/2018 yang ditandatangani oleh Asintel Kejati Jabar dan bagaimana tindakan TP4D Kejari Sumber, justru bertanya kembali kepada Media.

“Tentang apa ya pak, ” tanyanya.

Bahkan Kasie Intel menyatakan bahwa tidak ada kaitan dengan pihaknya.

“Kegiatan tersebut idak ada kaitan dengan TP4D Sumber Mas,” bantahnya saat disampaikan sebagian perihal surat tersebut.

Kasie Intel Kejari Sumber ini pun menyampaikan bahwa Kejari Sumber tidak melakukan TP4D dalam kegiatan proyek di desa Cilengkrang itu, walau Inapos menjelaskan bahwa dalam surat tersebut Kejari Sumber dianggap tidak melaporkan kegiatan atau mengawal kegiatan yg dilaporkan tersebut. (Cep’s)