DPRD Kota Sukabumi Panggil PT FAP

0
303

KOTA SUKABUMI,- Pembangunan Pasar Pelita di Jalan Stasiun Timur Gungung Parang Cikole Kota Sukabumi terus menjadi perhatian dan sorotan warga masyarakat. Pasalnya, pembangunan megaproyek pasar pelita tersebut selalu menuai polemik dan tidak pernah tuntas.

Demikian dikatakan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Irwan Setiawan saat dihubungi selulernya Senin (4/3/19), ia menyebutkan bahwa DPRD telah memanggil pihak pengembang yakni PT Furtunindo Artha Perkasa (FAP) untuk dimintai keterangan terkait dengan progres pembangunan yang tengah dikerjakannya itu, jadi keberanian Pemda (Pemerintah Daerah) ada, akan tetapi penyelesaiannya tidak pernah tuntas.

“berdasarkan pengalaman pemda dalam menyelesaikan sejumlah megaproyek seperti Islamic Center, Pasar Seni, GOR Merdeka, Gedung Kesenian dan juga Pasar Pelita tidak pernah tuntas,” katanya.

Terkait Pasar Pelita, ia menjelaskan kerap adanya keluhan dan masukan diantara para pedagang, juga para pengamat bahwa pemerintah nampaknya tidak memiliki kesungguhan dalam menyelesaikan permasalahan ini. Selain itu, pihak PT FAP pun dinilai memiliki banyak kendala tekhnis terutama soal akses, oleh karena itu jika memang masalahnya soalnya akses maka DPRD akan meminta Dishub (Dinas Perhubungan), Kepolisian hingga Kejaksaan untuk dapat membuka akses yang dimaksud tersebut.

“Maka dari itu, kita ingin menginvertarisasi masalahnya supaya semua elemen bisa ngobrol dan bertemu membahas pasar pelita ini,” ujarnya.
7
Menurutnya, pihak pengembang sudah memiliki keinginan yang tulus untuk menyelesaikan pembangunan pasar pelita tersebut. Dari segi koordinasi, konsultasi, keunagan dan perjanjian yang sudah disepakati, pengembang siap menyelesaikan pembangunan ini.

“Dari kendala di lapangan juga, para pedagang harus ikut membantu mensukseskan pembangunan ini,” pungkasnya.(Eko Arief)