DPRD Akan Segera Panggil Kontraktor Nakal

0
904

INAPOS, MUARABUNGO – Dalam rangka menindak lanjuti laporan masyarakat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo menggelar sidak ke Pasar Tradisional Modren (PTM) dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD, Senin (09/12/2019).

Selain anggota DPRD Bungo, Dinas PUPR, Dinas UKM Perindagkop, Satpol PP, Dinas Pasar ikut juga dalam sidak tersebut.

Sidak kali ini memeriksa proyek pembangunan dan drainase didalam gedung yang memakan anggaran lebih kurang Rp.2.949.156.000 Milyar, yang mengunkan dana APBD 2019 dengan kontraktor pelakasana PT.Station Energi Indonesia.

Wakil Ketua I DPRD Bungo Jumiwan Aguza,S.M mengatakan hasil sidak hari ini kami menemukan pembangunan yang tidak efektif dan efesien.

“Banyak sekali keluhan yang di alami oleh para pedagang, terutama lantai licin, selain itu tadi kita semua juga melihat bahwa pembangunan tersebut tidak sesuai dengan RAB, yang mana tiangnya di bikin pakai traplek,” ujar jumiwan

Lebih lanjut Jumiwan mengakatan kami selaku penampung aspirasi masyarakat akan panggil secepatnya kepada dinas terkait atau pihak kontraktor, sebab anggaran yang begitu besar namun sayang azas manfaatnya tidak kelihatan.

“Menurut kasat mata, seharusnya drainace itu harus di bangun kiri dan kanan, sedangkan ini hanya di bangun saja, itulah yang menyebabkan penyumbatan yang di keluhkan oleh pedagang dan warga setempat,”jelasnya

Wakil Ketua I DPRD beserta anggota pun meminta kepada dinas PU Kabupaten Bungo beserta kontraktornya untuk membuat drainase yang disebelah kanan agar apabila hujan tidak terjadi kebanjiran.

Setelah melakukan sidak di pasar tradisional DPRD Kabupaten Bungo bergerak ke punti luhur terkait informasi dari masyarakat masalah bongkar muat sawit ilegal.(Ares)