Diusir Saat Meliput, Para Wartawan di Medan Demo Menantu Presiden

0
112
Para Wartawan saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan. (Foto dok. keadilan.id)

INAPOS.COM – Puluhan Jurnalis dari berbagai Media Massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (15/4/2021).

Dilangsir dari keadilan.id dalam aksinya para wartawan di Medan mengecam tindakan polisi, Satpol PP dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang terlalu arogan dalam menghadapi wartawan.

Padahal, sesuai dengan Undang-Undang (UU) Pokok Pers Nomor 40 tahun 1999 pasal 18 butir (1) disebut, setiap orang yang secaa hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama dua tahun atau denda Rp500.000.000.

“Wartawan itu dilindungi UU, jurnalis itu bekerja untuk publik tidak seharusnya diitimidasi,” kata Liston dalam aksi demonya di depan kantor Wali Kota Medan Jl. Kapten Maulana Lubis.

Menurut Liston, pengawalan terhadap Bobby Nasution sangat berlebihan dan berbeda jauh saat menantu Presiden itu masih kampanye sebelum jadi Wali Kota Medan.

“Sebelum jadi Wali Kota tidak arogan seperti ini dia (Bobby Nasution) sekarang mulai kelihatan. Stop Arogansi terhadap Jurnalis!,” ujarnya.

Selain berorasi, para jurnalis itu juga membubuhkan tandatangan di atas sehelai kain putih sebagai bentuk protes atas arogansi. Namun, meski melakukan aksi di depan kantornya sendiri, sang menantu Presiden tak kunjung menemui wartawan. (er/keadilan.id)